MALUKU TENGAH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Ambon di Banda Neira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (22/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan tugas, penanganan perkara, serta pelayanan hukum kepada masyarakat berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Kajati Maluku didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Maluku, Ny. Yuyun Rudy Irmawan, bersama sejumlah pejabat Kejati Maluku dan Kejaksaan Negeri Ambon.
Kedatangan rombongan disambut Kepala Cabjari Ambon di Banda Neira, Henry Siahaan, S.H., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banda. Hadir dalam penyambutan tersebut Camat Kepulauan Banda Rusdi Saiman, S.Sos., Camat Banda Drs. Handayani Hassanusi, Kapolsek Banda Neira IPTU Muslim N. Renuf, S.H., Danramil 1502/01 Banda Kapten Cba. Zulkifli Then, serta Kepala Lapas Kelas III Banda Naira, Abdul Samad Rumuar.
Setibanya di Banda Neira, Kajati Maluku bersama rombongan langsung meninjau Kantor Cabjari Ambon di Banda Neira yang berlokasi di Kompleks Dwi Warna, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Turut mendampingi dalam agenda tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Ambon, Riki Septa Tarigan, S.H., M.H., Asisten Intelijen Diky Oktavia, S.H., M.H., Asisten Pidana Militer Kolonel Chk Satar M. Hutabarat, S.H., M.H., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Resmen, S.H., M.H., sejumlah pejabat eselon IV, serta pengurus dan anggota IAD Wilayah Maluku dan IAD Daerah Ambon.
Dalam peninjauan itu, Rudy Irmawan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi jajaran Cabjari Ambon di Banda Neira berjalan sesuai ketentuan. Ia juga memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung guna menunjang kelancaran pekerjaan, efektivitas penanganan perkara, serta peningkatan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi kinerja kejaksaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan personel dalam menjalankan tugas, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai, kedisiplinan, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Selain melakukan evaluasi internal, Kajati Maluku menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan unsur Forkopimcam Banda. Kerja sama antarlembaga dinilai berperan penting dalam mendukung penegakan hukum, menjaga stabilitas wilayah, serta menciptakan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
Dalam arahannya kepada jajaran Cabjari, Rudy juga mengingatkan seluruh pegawai agar terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan disiplin, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Di mana pun kita ditempatkan, tanggung jawab dan integritas harus tetap menjadi pegangan utama. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jaga kekompakan, tingkatkan profesionalisme, serta berikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menurunkan kinerja. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi bagi setiap insan Adhyaksa untuk terus berinovasi dan menunjukkan dedikasi dalam menjalankan tugas.
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah pada malam hari bersama jajaran Cabjari Ambon di Banda Neira dan unsur Forkopimcam Banda.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih baik, serta memperkuat kebersamaan antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Di sela-sela agenda kunjungan, Kajati Maluku bersama rombongan juga mengunjungi sejumlah situs bersejarah di Banda Neira, yakni Rumah Bung Hatta, Rumah Budaya, Istana Mini, dan Benteng Belgica.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Banda Neira yang memiliki nilai penting dalam perjalanan perjuangan bangsa Indonesia.
Melalui kunjungan kerja ini, Kejati Maluku berharap jajaran Cabjari Ambon di Banda Neira semakin meningkatkan kinerja, menjaga integritas, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.
Kejati Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap seluruh jajaran kejaksaan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan pelaksanaan tugas dan kewenangan berjalan secara optimal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.




















