Mari Jadikan Tenun Bipolo Sebagai Identitas Daerah
Namlea,Demokrasi Maluku ; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buru Ny.Mohra Ikram Umasugi selaku inspirator dilaunchingnya ECO Print dan Tenun Bipolo mengajak seluruh komponen ; anggota dan pengurus PKK SE kabupaten Buru ,komunitas perempuan dan masyarakat untuk dapat mendukung gerakan pengembangan tenun Bipolo, agar dapat dikenal baik ditingkat lokal maupun nasional bahkan mancanegara.
“Mari kita jadikan kain lokal bukan saja sebagai kerajinan tetapi juga sebagai identitas daerah yang dapat di gunakan dalam kegiatan pemerintahan, acara-acara adat bahkan kehidupan sehari-hari”.
Bahkan Ny.Mohra berharap dukungan dari pemerintah daerah ,dunia pendidikan bahkan pelaku usaha serta seluruh masyarakat agar ECO print dan tenun Bipolo dapat dikembangkan dan dipromosikan bahkan dipasarkan hingga ketingkat nasional.
Momentum HUT ke-27 menjadi momentum yang berarti bagi kita, untuk terus berinovasi dan mencintai product lokal, sebab daerah yang maju adalah daerah yang bukan saja mampu membeli product dari luar, tapi daerah yang maju adalah daerah yang mampu menciptakan product unggulan dari kekayaan dan potensi yang dimilikinya.
Pada awal sambutannya Ny.Mohra mengatakan, Launching ECO print dan tenun Bipolo hari ini bukanlah peluncuran sebuah product tapi merupakan sebuah langkah penting dalam membangun sejarah bagi kabupaten Buru.
Sejarah tentang bagaimana mulai berdiri diatas kemampuan kita sendiri,menggali kekayaan alam ,menggali kearifan lokal dan menjadikan budaya sebagai alat ekonomi masyarakat. (Ritta E Lekatompessy).
















