175 Bintara Infanteri Resmi Dilantik, Pangdam Pattimura Tekankan Mental Petarung dan Prajurit PRIMA

TNI POLRI3 views

175 Bintara Infanteri Resmi Dilantik, Pangdam Pattimura Tekankan Mental Petarung dan Prajurit PRIMA

 

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

MALUKU TENGAH — Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II Tahun Anggaran 2026.

Pelantikan tersebut ditandai dengan upacara penutupan pendidikan yang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Eriwakang, Markas Komando Resor Militer XV/Pattimura, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (11/8/2026).

Upacara dipimpin oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, mulai dari pemeriksaan pasukan, penyerahan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik, hingga pengucapan sumpah prajurit sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Dalam amanatnya, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang telah berhasil melewati rangkaian pendidikan dan resmi memasuki dunia pengabdian sebagai Bintara TNI AD.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni kenaikan status dari siswa menjadi prajurit, tetapi merupakan tonggak penting yang menandai dimulainya perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Jadikan hari ini sebagai momentum bersejarah dan membahagiakan, bukan hanya bagi diri kalian, tetapi juga bagi keluarga dan orang tua yang selama ini memberikan doa serta dukungan,” pesan Pangdam.

Ia meminta para Bintara baru tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Budaya belajar dan berlatih, kata dia, harus menjadi kebutuhan yang melekat dalam kehidupan seorang prajurit.

Menurut Pangdam, kemampuan untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan ketahanan mental merupakan modal penting dalam membentuk prajurit yang tangguh, profesional, serta mampu menjadi kebanggaan satuan, bangsa, dan negara.

Pangdam juga mengingatkan bahwa perjalanan seorang prajurit akan selalu dihadapkan pada pilihan antara prestasi dan pelanggaran. Karena itu, setiap prajurit dituntut mampu menjaga disiplin, kehormatan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Para Bintara baru diharapkan mampu menjalankan peran sebagai komandan tingkat bawah sekaligus menjadi tulang punggung kekuatan satuan di lapangan.

“Bangun diri sebagai prajurit yang PRIMA, memiliki mental petarung sejati, tangguh menghadapi berbagai tantangan dan selalu siap melaksanakan tugas di medan pengabdian,” tegasnya.

Atraksi Ketangkasan Warnai Penutupan Pendidikan

Usai upacara pokok, suasana berubah menjadi lebih semarak. Para prajurit muda mempertontonkan sejumlah atraksi ketangkasan militer yang menjadi gambaran kemampuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama menjalani pendidikan.

Di hadapan Pangdam, para pejabat, tamu undangan, serta keluarga, mereka memperagakan keterampilan bongkar pasang senjata, bela diri militer, kemampuan fisik melalui Sparko, hingga simulasi pembebasan tawanan menggunakan teknik snapling dari ketinggian.

Aksi tersebut mendapat perhatian para tamu dan keluarga yang hadir. Setiap gerakan menunjukkan keberanian, kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan fisik dan mental para prajurit muda sebelum diterjunkan ke satuan masing-masing.

Haru Pangdam Saat Temui Keluarga Prajurit

Setelah seluruh rangkaian atraksi berakhir, suasana haru kembali terasa di lokasi upacara.

Pangdam XV/Pattimura secara langsung menyapa keluarga para prajurit muda yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut. Ia memberikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga yang dinilai memiliki peran besar dalam perjalanan para prajurit hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

Doa, dukungan, serta pengorbanan keluarga menjadi bagian penting yang mengantarkan 175 prajurit muda tersebut hingga resmi mengenakan pangkat Sersan Dua.

Pelantikan itu pun menjadi awal dari babak baru bagi para Bintara muda. Setelah ditempa melalui pendidikan dan latihan, mereka kini dituntut membuktikan kemampuan, menjaga kehormatan sebagai prajurit TNI AD, serta mengabdikan diri bagi bangsa dan negara di satuan masing-masing.Tasya.P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *