Berharap Pers di Maluku Berpola Pikir Membangun
Jakarta, Demokrasi Maluku ; Ketua Umum Front Pembela Muslim Maluku (FPMM) Umar Kei Dalam Keterangannya Ketika melakukan silaturahmi dengan Pro Jurnalis Media Siber Provinsi Maluku yang terdiri dari KSB DPC Aru, KSB DPC Kepulawan Tanimbar, Kabupaten Buru dan DPD mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih dengan rekan-rekan media online yang tergabung dalam Pro Jurnalis Media Siber yang dalam tugas dan tanggungjawab mengikuti MUNAS III di Jakarta namun sempat bersilahturahmi bersama sejumlah Pengurus SPMM di kediamannya yang juga sekaligus Sekretariat FPMM Maluku di Jakarta dan sekitarnya.
Menurut UK yang terlahir dari keluarga sederhana ini, dirinya berjuang dari nol, datang ke Jakarta bergabung dengan Jhon Key (JK), awalnya menjadi supir .Dari pekerjaannya bersama JK, bersama Hercules , Ongen Sangdji, banyak hal yang di gali dan dipelajari dari mereka-mereka. Ada banyak hal yang ditimbang dari para lawan-kawan ini.
Dari perjalanan dan pelajaran yang berharga ini singkat cerita saya kemudian berpisah dan membangun perusahaan sendiri, yang bernama Mida Mitra Mandiri yang merupakan gabungan kedua anak tertua laki-laki dan perempuan.
Perusahaan ini kemudian merekrut anak-anak muda Maluku, hingga kini perusahaan sudah merekrut setobu lebih tenaga kerja , bukan saja putra -putri Maluku tapi juga beberapa daerah Indonesia Timur lainnya seperti Papua, NTT ,Maluku Utara dan lainnya.
Dari kehidupan Jakarta yang keras ,saya kemudian mengambil hikmah penting ,dimana hal-hal positif saya tularkan untuk semua orang namun hal negatif saya simpan untuk diri saya sendiri.
Jiwa saya adalah jiwa sosial, saya ingin bahkan berniat dengan tulus membantu orang-orang yang kurang mampu untuk program beasiswa maupun membantu sudara-dudara yang benar-benar tidak mampu, anak yatim, maupun membantu program-program lainnya sembako pada saat terjadi musibah atau saat hari2raya keagamaan maupun membantu perayaan hari-hari besar keagamaan, ujar Umar Ohoitenan.
“Jadi kami bekerja bukan untuk diri sendiri atau keluarga saja, tapi untuk orang-orang yang benar2 membutuhkan bantuan dan uluran tangan , katanya.
Pers Membangun
Umar juga meminta pers di Maluku untuk memiliki maindseat membangun ,artinya mari kita memberitakan terkait hal-halmpisitif tentang Maluku.
“Kalau ada indikasi seseorang itu korupsi atau dugaan Penyalagunaan dana, Yach dikonfirmasi , supaya jangan terjadi pembentukan opini, seolah-olah seseorang itu sudah korupsi padahal masih opini belaka.
Pergunakan aturan-aturan , undang-undang pers , dan aturan lainnya, kalau kita menyerang tanpa fakta akan terjadi kekacauan, yang merasa tersinggung akan menyerang pihak lain, serang wartawan dan lain sebagainya, ini bahaya, apalagi kalau sampai terjadi huru-hara, akhirnya kita tidak maju-maju, kita urus hal-hal yang tidak berguna saja, padahal seharusnya waktu kita untuk mengurus hal-hal yang berguna, bagaimana bantu pemerintah cari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di Maluku terutama bagaimana atasi pengangguran, bayangkan setiap tahun UNPATTI lulusjan ribuan sarjana tanpa ada lapangan pekerjaan belum Univ dannoerguruan tinggi lain .
” Jadi beta berharap pers di Maluku lebih cerdas Yach, Beta tahu pers itu orang pintar, orang-orang cerdas semua karena itu sajikan berita-berita membangun , jangan berita yang pada akhirnya satu dengan yang lain saling menuding,saling menyalahkan , saling menuding, stop sudah , narinkita maju selangkah lebih baik ke depanbagar kita sejajar dengan daerah lain di Indonesia , ajak Umar.(Ritta .E. Lekatompessy)



















