Kadishub : Angkutan Subsidi Bukti Kehadiran Negara Meretas Isolasi di Maluku

Ambon179 views

Ambon,Demojrasu Maluku  ; Angkutan subsidi merupakan wujud nyata dari Slogan “Negara Hadir” untuk menjamin mobiliitas masyarakat di wilayah perkotaan hingga pelosok terpencil, agar tidak lagi terisolasi secara ekonomi maupun sosial. Demikian kata Kadis Perhubungan Maluku Samuel Huwae saat memberikan sambutannya pada acara pembukaan Rakor dan Evaluasi Subsidi Angkutan Udara Perintis Korwil Langgur Semester I TA 2026 bertempat di hotel The City, Senin 28/9.

Dia mengakui, Provinsi Maluku secara geografis adalah wilayah kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau. Tantangan terbesar saat ini bagaimana merangkai pulau-pulau ini agar konektivitas, aksesibilitas dan mobilitas masyarakat serta logistik dapat berjalan dengan lancar, cepat dan aman. Saat ini, ujarnya, kehadiran angkutan udara perintis telah menjadi urat nadi yang sangat vital. Betapa tidak. Program subsidi angkutan udara perintis dari pemerintah pusat bukan sekedar penyediaan sarana transportasi, melainkan dibaca sebagai wujud negara ada dalam meretas isolasi daerah-daerah terpencil, tertinggal dan terdepan serta perbatasan [3TP] di Maluku.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg


Korwil Langgur, tambah Huwae, memiliki peran strategis dalam menghubungkan wilayah-wilayah krusial di kepulauan bagian selatan dan tenggara Maluku. Oleh karena itu, capaian kinerja pelayanan pada semester I ini perlu dibedah bersama untuk mengukur efektivitas ketepatan dan sasaran serta kualitas layanan yang telah diberikan kepada masyarakat. Lebih dari itu kata Huwae yang pernah menjabat Assisten Bidang Pemerintahan Sekda Maluku itu, dalam Rakor ini harus diacungi beberapa aspek yang menonjol, sebut Huwae, misalnya soal optimalisasi realisasi penerbangan dimana data riil keterisian penumpang serta ketepatan waktu penerbangan selama enam bulan ini sudah lebih dari standar rata rata.

Capainnya diatas 90 persen. “Ini kinerja yang luar biasa” ujarnya memuji Ka UPBU Langgur Capten Pilot Mark Ferdinand dan PPK Ramly Kabalmay yang effort-nya dan kinerjanya sudah sangat optimal. Dikatakan, selain aspek itu ada juga keselamatan dan keamanan yang telah bersinergi, utamanya antar instansi yang sudah berlangsung dengan baik. “Kepada Korwil Langgur dan jajaran, juga maskapai penyedia jasa dan seluruh pihak yang telah bekerja dengan baik dalam memastikan penerbangan perintis agar tetap mengudara, melayani masyarakat Maluku pada paruh pertama di tahun ini, saya mewakili pemerintah daerah ingin menyampaikan terima kasih yang tiada terhingga,” katanya.

Sementara itu, PPK Perintis Ramly Kabalmay dalam laporannya mengakui penerbangan perintis Langgur telah mencatat hasil yang baik pada sejumlah rute penghubung utama. Meski katanya masih ada banyak tantangan nasional yang harus dihadapi. Tetapi semangat melayani masyarakat harus menjadi terget utama di kepulauan Maluku. Acara dua hari itu dibuka Capt Pilot Marc Ferdinand selaku Ka UPBU Langgur. [***]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *