144 Bintara Infanteri Baru Lulus, Lahirkan Petarung Prima dari Bumi Maluku Raja‑Raja  

TNI POLRI1 views

MALUKU TENGAH – Sebanyak 144 calon Bintara Infanteri TNI Angkatan Darat resmi menuntaskan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan digelar di Lapangan Sepak Bola Eriwakang Rindam XV/Pattimura, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (26/10/2026), dan dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han.

Rangkaian acara diawali dengan pengambilan sumpah prajurit, dilanjutkan penyerahan penghargaan bagi siswa yang berprestasi. Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal pengabdian sesungguhnya. Di sinilah ujian nyata dimulai untuk membuktikan diri sebagai prajurit profesional, pemimpin berkarakter, dan petarung yang tangguh menghadapi tantangan tugas negara.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

“Bintara memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung satuan. Bukan hanya pelaksana perintah, tapi juga jembatan penting antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga kebanggaan keluarga dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesungguhan bertugas. Para prajurit baru didorong mengikuti pendidikan lanjutan dan terus mengasah kemampuan untuk menunjukkan dedikasi sebagai bagian dari keluarga besar TNI AD, khususnya jajaran Kodam XV/Pattimura. “Jadilah prajurit yang prima dan selalu memiliki jiwa petarung,” pesan Pangdam.

Suasana upacara semakin hidup dengan atraksi kemampuan prajurit: penampilan drumband Ksatria Petarung Prima, peragaan Sparko, demonstrasi taekwondo, hingga simulasi operasi pembebasan tawanan. Kebersamaan pun terasa ketika Pangdam beserta Pejabat Utama ikut bergoyang mengikuti irama musik bersama para lulusan. Sebagai wujud kepedulian, Pangdam juga menyapa secara khusus prajurit baru yang berstatus yatim‑piatu, anak tukang ojek, dan yang berasal dari keluarga kurang mampu.

tasya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *