Jembatan Tua di Dusun Seri Dibongkar, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon Siap Bangun Akses Baru

TNI POLRI13 views

AMBON – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon, Kodam XV/Pattimura, bersama masyarakat mulai membongkar jembatan tua di Dusun Seri, Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (21/10/2026). Pembongkaran tersebut dilakukan sebagai tahap awal pembangunan kembali jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi warga setempat.

Ketua RT setempat, Edwar Gomias, mengatakan jembatan tersebut telah dibangun sejak era 1980-an. Seiring berjalannya waktu, kondisi jembatan mengalami kerusakan dan mulai rapuh sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang melintasinya setiap hari.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

“Jembatan ini sudah sangat tua. Kondisinya mulai rusak, rapuh, dan terasa goyang ketika dilewati, baik menggunakan sepeda motor maupun dengan berjalan kaki. Karena itu, masyarakat merasa khawatir saat melintasinya,” ungkap Edwar.

Ia menjelaskan, meskipun jembatan tersebut berukuran relatif kecil, yakni panjang sekitar 7 meter dan lebar 1,5 meter, keberadaannya sangat penting bagi aktivitas masyarakat Dusun Seri.

Jembatan itu menjadi salah satu akses yang digunakan warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, termasuk oleh anak-anak yang melintasinya untuk pergi ke sekolah. Oleh sebab itu, pembangunan kembali jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan memudahkan mobilitas masyarakat.

Edwar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon serta TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon atas perhatian dan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat Dusun Seri.

“Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon dan personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD. Pembangunan kembali jembatan ini sangat membantu kami, terutama untuk memperlancar aktivitas warga dan memudahkan anak-anak pergi ke sekolah,” katanya.

Dalam proses pembongkaran, masyarakat setempat turut bergotong royong bersama personel Satgas TMMD. Keterlibatan warga tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Edwar berharap semangat gotong royong terus dipertahankan hingga seluruh tahapan pembangunan jembatan selesai. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara sukarela serta menjalin kerja sama yang baik dengan personel Satgas TMMD.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar proses pembangunan berjalan lancar dan menghasilkan jembatan yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami berharap seluruh masyarakat ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing dan bekerja sama dengan personel Satgas TMMD. Semoga pembangunan ini berjalan lancar sehingga jembatan yang baru nantinya bisa digunakan dengan baik oleh masyarakat dalam waktu yang lama,” tuturnya.

Melalui program TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, pembangunan kembali jembatan di Dusun Seri diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga terhadap akses yang lebih aman dan layak. Selain mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari, pembangunan tersebut juga menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *