Hadiri Rakerda II IWAPI Maluku, Wakil Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Perkuat UMKM dan Pengusaha Perempuan
AMBON – Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD IWAPI Provinsi Maluku yang berlangsung di Hotel Grand Avira, Ambon, Kamis (6/8/2026).
Menurut Ely, pelaksanaan Rakerda II IWAPI Maluku merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi pengusaha perempuan dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan UMKM yang lebih luas.
“Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda II DPD IWAPI Provinsi Maluku di Kota Ambon. IWAPI memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah perempuan pengusaha yang mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia menilai, IWAPI memiliki potensi besar dalam melahirkan perempuan-perempuan pengusaha yang tangguh, inovatif, dan mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Karena itu, Pemerintah Kota Ambon membuka ruang seluas-luasnya bagi IWAPI untuk membangun kemitraan dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
“Harapan Pemerintah Kota Ambon, kehadiran IWAPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah. Kami membuka diri untuk bekerja bersama IWAPI dalam memajukan UMKM. Semoga kolaborasi yang lebih kuat dapat terus dibangun demi pengembangan UMKM di Kota Ambon,” kata Ely.
Menurutnya, sinergi yang terjalin antara pemerintah, organisasi pengusaha, dan dunia usaha akan memberikan dampak nyata, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku UMKM, perluasan akses pasar, hingga penguatan daya saing produk-produk unggulan daerah.
Ia menambahkan, penguatan sektor UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kemitraan yang berkelanjutan agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Melalui Rakerda II DPD IWAPI Provinsi Maluku, Ely berharap lahir program-program kerja yang inovatif dan implementatif untuk memperkuat kapasitas perempuan pengusaha, memperluas peluang usaha, serta menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Kota Ambon.
“Semoga hasil Rakerda ini melahirkan langkah-langkah strategis yang mampu memperkuat peran IWAPI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM,” tutupnya.tasyaPatty















