Laha Suang–Tidang–Amerika Viral, Ratusan Wisatawan Padati Negeri Laha Setiap Hari  

Ambon18 views

Laha Suang–Tidang–Amerika Viral, Ratusan Wisatawan Padati Negeri Laha Setiap Hari

 

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

AMBON, 18 September 2026 — Negeri Laha kini menjadi destinasi paling dicari warga Ambon. Kawasan wisata kuliner yang diberi nama khas Laha Suang, Tidang, dan Amerika memikat ratusan pengunjung dengan sajian ikan bakar segar, nasi kelapa, dan colo-colo. Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, menyambut antusiasme ini sebagai peluang nyata menggerakkan ekonomi warga.

 

Kawasan ini terbagi tiga: Laha Suang berarti Tanjung Laha, Tidang merujuk pada jembatan di sana, dan Amerika adalah nama kawasan di sekitar jembatan — dipilih agar memiliki ciri khas tersendiri. Dalam 1–2 minggu ke depan, akan dibangun gapura sebagai penanda resmi.

 

Pengunjung mencapai 100–200 orang per hari pada hari biasa, dan melonjak di atas 700 orang saat Sabtu, Minggu, atau hari libur. Daya tarik utamanya adalah ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal — “ikan mati satu kali, langsung diolah,” ujar Raja Yasir. Ikan kawali menjadi menu paling dicari. Harga satu porsi ikan bakar lengkap ditetapkan Rp20.000.

 

Retribusi masuk sebesar Rp2.000 per orang dikelola Sulaiman Mewar, Kepala Pemuda Negeri Laha. Hasilnya dikembalikan sepenuhnya untuk pengelolaan tempat dan pemberdayaan warga. Siapa pun yang ingin membuka usaha di sini disambut terbuka. Dukungan juga datang dari Pertamina CSR untuk pembangunan tempat makan. Kendala tempat duduk yang belum memadai akan segera diatasi dengan penambahan fasilitas. Kawasan ini juga memiliki spot diving Space Island serta pengelolaan sampah tertata.

 

“Ekonomi berjalan, pendidikan juga berjalan. Hasil wisata ini kami harap dapat bermanfaat bagi kemajuan seluruh warga Negeri Laha,” pungkas Raja Muhammad Yasir Mewar.

 

Tasya.P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *