l
bon, Demokrasi Maluku ; Sebagai wilayah kepulauan, laut Maluku adalah urat nadi yang menjadi jembatan kehidupan. Karena itu akurasi data manifest dalam suatu perjalanan bukan sekedar urusan administrasi melainkan menyangkut nyawa manusia. “Satu nama yang tidak tercatat adalah resiko besar yang kita biarkan bertaruh di tengah lautan,” Demikian dikatakan Kadis Perhubungan Provinsi Maluku Semmy Huwae saat menutup acara Sosialisasi Penguatan Kepatuhan dan akurasi data manifest angkutan penyebrangan di Provinsi Maluku.
Sosialisasi berlangsung usai perayaan Harhubnas ke 55, Kamis 17/9 di Kantor ASDP Persero. Kegiatan ini diikuti para stakeholder dan mitra terkait termasuk para penjual tiket online. Tampil sebagai pemateri yakni perwakilan ASDP, Jasa Raharja, KSOP dan BPTD Maluku.
, manifest adalah basis data utama keselamatan selain jadi alat kontrol mencegah kelebihan muatan diatas kapal. “Karena itu Dinas Perhubungan Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada PT ASDP Indonesia Ferry Ambon yang telah menginisiasi acara ini,” ujarnya. Ia mengakui kegiatan ini adalah lompatan besar menuju pelayanan transportasi yang lebih modern, transparan dan akuntabel.
Semmy yang juga mantan Kadispora Maluku ini mengingatkan, kegiatan ini bukan akhir dari tugas tetapi awal dari implementasi nyata di lapangan. Karena itu kepada seluruh operator, petugas loket, KSOP hingga pengguna jasa supaya dapat terus meningkatkan komitmen dan kedisiplinannya dalam menginput data penumpang dan kendaraan secara real time dan akurat disamping harus berani menolak segala bentuk praktek manipulasi data manifest demi keselamatan bersama. “Hanya dengan kepatuhan yang tinggi kita dapat mewujudkan zero accident dalam penyelenggaraan angkutan penyebrangan di bumi raja raja,” kata Semmy. Acara yang dibuka GM ASDP Ambon Sigit Purwanto itu berisi tanya jawab dan diskusi bersama yang diharapkan bisa mencari alternatif solusi dalam memperbaiki tatakelola sektor perhubungan, utamanya bidang penyebrangan yang selama 53 tahun ASDP berkiprah di Maluku sudah mulai terpola dengan baik. (***)
















