Diduga Sisa Bom Pesawat Ditemukan di Percetakan Negara Ambon, Tim Jihandak Sterilisasi Lokasi

TNI POLRI2 views

AMBON – Warga di sekitar Gedung Percetakan Negara, Jalan Dr. Setiabudi, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dikejutkan dengan penemuan benda yang diduga merupakan sisa bom pesawat, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIT.

Benda yang diduga merupakan bahan peledak tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh para pekerja yang sedang menggali lubang untuk memindahkan tiang bendera sebagai bagian dari penataan area parkir di lokasi.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Penemuan bermula saat proses penggalian pondasi dilakukan. Salah seorang pekerja, Stevi Simatauw, melihat sebuah benda logam mencurigakan yang bentuknya menyerupai bom pesawat. Menyadari potensi bahaya, seluruh aktivitas penggalian langsung dihentikan dan temuan itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi (police line) guna mencegah masyarakat mendekati tempat kejadian perkara (TKP).

Sebanyak 17 personel Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku yang dipimpin AKP B. Liroga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi, pengamanan area, serta identifikasi awal terhadap benda yang ditemukan.

Pasi Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, AKP B. Liroga, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan awal, benda tersebut diduga merupakan sisa bom pesawat. Namun, pihaknya belum dapat memastikan jenis maupun kondisi benda karena bagian yang terlihat di permukaan baru sebatas bagian ekornya.

“Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, benda tersebut diduga merupakan sisa bom pesawat,” ujar AKP Liroga.

Ia menjelaskan, kondisi benda belum dapat dipastikan apakah masih utuh atau telah mengalami kerusakan akibat lama tertimbun di dalam tanah.

“Baru bagian ekornya yang terlihat. Kami belum bisa memastikan apakah masih utuh atau tidak. Karena itu, belum dapat disimpulkan. Ini masih merupakan perkiraan awal dari operator Tim Jihandak,” jelasnya.

Menurutnya, proses identifikasi harus dilakukan secara hati-hati mengingat benda tersebut berpotensi mengandung bahan peledak. Tim Jihandak juga telah berkoordinasi dengan Polsek Sirimau dan Babinsa setempat untuk memperketat pengamanan di sekitar lokasi.

“Malam ini kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan TNI, dalam hal ini Babinsa. Kami belum mengetahui secara pasti benda itu apa karena belum terlihat secara utuh. Namun, dari perkiraan sementara petugas, bentuknya menyerupai bom pesawat,” katanya.

Hingga Minggu malam pukul 23.00 WIT, Tim Jihandak masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan jenis, kondisi, serta asal-usul benda tersebut sebelum menentukan langkah penanganan berikutnya.

Proses pemeriksaan turut dipantau langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto. Sementara itu, lokasi penemuan tetap dipasangi garis pengaman dan dijaga ketat guna mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan keselamatan warga.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi hingga Tim Jihandak menyatakan situasi benar-benar aman. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga berpotensi membahayakan.

Penemuan ini menjadi perhatian serius aparat keamanan mengingat Kota Ambon merupakan salah satu wilayah yang pernah menjadi lokasi pertempuran pada masa Perang Dunia II. Tidak menutup kemungkinan masih terdapat sisa-sisa amunisi atau bahan peledak yang tertimbun di dalam tanah dan baru terungkap saat dilakukan aktivitas penggalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed