Pemkot Ambon Peringati Hardiknas 2026

Ambon6 views

Ambon, Demokrasi Maluku ; Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar Pemerintah Kota Ambon (02/05/2026) , berlangsung di halaman belakang kantor pemerintah Kota Ambon, Jl.Suoltan Hairun, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Dalam sambutanya walikota Ambon mengemukakan, Sesuai arahan Menteri Pendidikan, Abdul Mu’ti, guna menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, Makmur, dan bermartabat, maka Kementerian Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learnig) sebagai program prioritas guna meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

menegaskan, sesuai dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumberdaya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan Tangguh. Maka dirinya meminta agar seluruh pihak terkait dapat bekerja sama mewujudkannya.

“Untuk melaksanakan pembelejaran mendalam sebagaimana mestinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis yakni; Pertama, program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan dan digital pembelajaran sebagai salah satu hasil terbaik cepat (PHTC),” jelasnya.

Kedua, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejateaan guru. Ketiga, Pengiatan karakter melkalui penciptaan budaya dan lingkan sekolah yang aman, nyaman, baik fisik sosial, dan spiritual.

Keempat, meningkatkan kualitas pemblajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta tes kemampuan akademi (TKA). Kelima, memberikan kesempatan pendidika yang luas dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh pelaku dunia pendidikan, para kepala sekolah, para guru, pendidik, tenaga kependidikan untuk mari kita mulai bersama-sama. Tanamkan budaya bersih, dari lingkungan, hati pikiran, dan tuwaran antar pelajar,” lanjutnya.

Dirinya berharap hal ini diberi perhatian khusus, mengingat saat ini sedang marak tawuran antar pelajar di Kota ini sehingga dirinya berharap seluruh pemangku kepenting di dunia pendidikan ini tentunya dapat memperhatikan hal tersebut, guna mewujudkan lima kebijakan strategis tersebut.

“Saya berharap ini menjadi catatan keras bagi kita semua, upayakan untuk mengupulkan orang tua dan siswa guna bicarakn hal ini, himbau agar tidak ada lagi tawuran antar pelajar. Namun para siswa ini justru menjadi genarasi emas, menuju Indonesia Emas,” ujarnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *