169 Diploma III & Sarjana Terapan Politeknik Negeri Ambon DiWisuda

Pendidikan15 views

Ambon, Demokrasi Maluku ; Bertempat di Auditorium Politeknik Negeri Ambon (POLNAM) Kamis (30/04/2026) diwisudakan 169 wisudawan/wisudawati Diploma III & Sarjana Terapan .
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, di ikuti dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Direktur POLNAM Dady Mairuhu, ST.MM.
Pidato ilmiah Oleh Marsekal Pertama
TNI AU Anthon Palaguna , lulusan terbaik TNI AU , saat ini pengajar pada Universitas Pertahanan (UNHAN).


Palaguna memulai pidatonya dengan menceritakan kisah hidupnya berjuang menjadi seorang TNI. Datang ke Kota Ambon dengan menumpang KM.Rinjani menuju Ambon, singgah di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, selama beberapa jam menuju tempat pendaftaran AKABRI kala itu pada 29 tahun lalu, tepatnya tahun 1997 . Lamaranya ditolak , sekalipun dirinya bernegosiasi dengan panitia namun karena belum memiliki KTP Ambon bahkan ijasahoun belum dikantongi

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Marsekal Anthon kemudian naik kapal Rinjani menuju Banda Naira .
Mengecek juga untuk mendaftar namun di Banda Naira tak ada pendaftaran, Marsekal kemudian naik kapal tersebut menuju Kota Tual, Kota yang sama sekali belum dikenal hanya bermodalkan semangat dan tabungan atas salah satu kejuaraan dari Menteri Pendidikan. Kemudian mendatangi Kodim Tual dan mendaftar, singkat cerita tiga orang dikirim , danb saya lolos hingga menempuh pendidikan di Magelang .

Waktu itu saya berjanji untuk kembali ke Maluku ketika saya telah menjadi jenderal dan “Alhamdulilah, hari ini saya boleh berdiri disini di negeri raja-raja Maluku, Kota Ambon Manise.
Maluku -:Ambon memiliki sejarah tersendiri bagi saya, ujar Anthon .

Banyak catatan dan sejarah besar, peradaban dunia dimulai dari Maluku, dunia banyak belajar dari Maluku, belajar tentang kelautan, belajar tentang diplomasi , belajar tentang teknologi sampai dengan cerita SDA yang melimpah.

“Saya mengawali pidato saya dengan cerita seperti ini sebagai inspirasi bagi adik-adik wisudawan , ketika kita bertekad untuk mengejar cita-cita kita maka kita harus benar-benar berjuang untuk meraihnya”.

Hari ini adik-adik para wisudawan menggunakan tiga, tiga melambangkan
sebuah tanggungjawab , toga yg anda gunakan adalah tanda kebesaran dan keberhasilan sekaligus sebagai sebuah tanggungjawab untuk bersama-sama pemerintah daerah, stakeholders di Maluku untuk realistis menyelesaikan masalah-masalah di Kepulawan Maluku.

Kepulawan Maluku yang kaya akan SDA haruslah dapat dikelola demi untuk kesejahteraan masyarakat. Sebagai lulusan pendidikan vokasi, dengan ketrampilan yang dimiliki adik-adik semua dituntut untuk dapat mendedikasikan ilmu dan ketrampilan yang didapat

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dalam sambutannya dengan ucapan selamat bagi para wisudawan-wisudawati.
Wagub mengemukakan rasa hormatnya kepada orang tua dari para wisudawan /wisudawati, karena hasil yang diraih oleh anak-anak hati ini merupakan rasa cinta orang tua terhadap anak-anaknya.

” Toga ini adalah harga kopra, harga ikan, harga pala, harga cengkeh, harga cengkeh hutan, dan gaji orang tua baik yang ASN berasal dari APBN, maupun APBD serta harga atau gaji dari swasta dan lainnya Tiga ini merupakan hasil keringat orang tua.

Orang tua dengan segala keterbatasan bahkan, ada orang tua yang sekolahnya saja tak cukup tapi berjuang untuk kesuksesan anaknya, karena itu anak harus menghormati orang tua, berterima kasih ketika dia sukses.

Orang tua tak berharap banyak tapi anak juga harus ingat, kalau sudah kerja mendapat upah, berilah untuk orang tua tapi kalau tidak atau belum diberi juga tidak apa-apa , mereka pasti bersabar .

Direktur Polnam : Dady Mairuhu ST.MM, ini adalah puncak kerja keras dan doa dari orang tua .”Hari ini merupakan moment yg berarti karena saya terakhir memimpin kampus ini salama ,delapan (8) tahun. ‘Jangan pernah berhenti belajar .ingatlah ijasah yang saudara terima merupakan pintu masuk untuk masa depan. Anda kebangaan keluarga, almamater, Maluku, Indonesia .

Pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf .
diwisuda kali ini, para wisudawan akan langsung terima ijasah hari ini.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan orang tua atas kerlambatan karena terkait PIN ijasah .

“Saya percaya Polnam akan terus maju . Kampus ini terlalu berharga untuk terus berkembang. Raihlah masa depan dengan keyakinan penuh bahwa TUHAN tak pernah membiarkan saudara-saudara berjuang sendiri”.

Pesan wisudawan /wisudawati diwakili oleh Nadila Faradila. dalam pesannya mengatakan, kehormatan besar bagi saya untuk menyampaikan kesan dan pesan .

Diawali dengan ucapan terima kasih untuk Civitas academica Polnam. “Mari kita tunjukkan, bahwa lulusan Polnam adalah bermental teladan dimanapun kami berada. Tiada langkah tanpa restu orang tua, orang tua bekerja siang alam agar anaknya bisa kuliah”.

“Terima kasih kepada orang tua , ada cinta dan doa yang tak pernah putus, ketika anaknya sudah menyerah,” tutupnya. (Ritta E.Lekatompessy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *