Ambon, Demokrasi Maluku ;
Dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas, DPW Partai Nasdem Provinsi Maluku menggelar Halal Bi Halan 1447 H/2026 M, berlangsung di Santika Premiere Hotel, Jl.Jendral Sudirman ,Kawasan Tantui Ambon, Rabu (08/04/2026). Perayaan tersebut berlangsung dengan penuh keakrabaan .
Perayaan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Silaturahmi, Memperkokoh Solidaritas, dan Melanjutkan Semangat Restorasi, Par Maluku Pung Bae”, kegiatan ini menjadi bukti nyata kekuatan persaudaraan antar kader dan simpatisan partai Nasdem di Provinsi Maluku.
Hadir Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiskus Taslim. Turut hadir Wakil Gubernur Maluku sekaligus Koordinator Wilayah Pemenangan Partai NasDem, Abdullah Vanath, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Kepala Kanwil Kemenag Maluku H. Yamin, serta seluruh jajaran pengurus, anggota legislatif, dan kader dari berbagai wilayah di Maluku.
Dalam laporannya selaku Ketua Panitia, Abdul Kelilauw, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang berjalan lancar berkat kerja keras seluruh panitia. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana mempererat hubungan antar sesama elemen partai maupun dengan tokoh masyarakat.
“Sebelum tahun 2014 kita belum dikenal, namun Alhamdulillah pada Pemilu 2024 lalu kita membuktikan diri dan menjadi pemenang kedua di Maluku. Ini berkat kerja keras dan solidaritas kita semua. Ke depannya, prestasi ini bukan hanya dipertahankan, tapi kita harus naik kelas. Kalau sekarang kita di kelas dua, maka di 2029 atau 2031 kita harus juara satu!” ujar Abdul penuh semangat.
Di momen yang suci ini, ia juga mewakili panitia memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyelenggaraan acara.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutan selamat datangnya menyambut hangat kehadiran Sekjen DPP NasDem. Ia berharap kunjungan ini dapat memperkuat konsolidasi politik yang berdampak positif bagi kemajuan demokrasi di Kota Ambon.
“Selamat datang di Kota Ambon Manise. Semoga pertemuan ini membawa berkah dan kekuatan baru bagi kita semua,” ungkap Bodewin.
Sebagai bentuk regenerasi kepengurusan, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyematan tanda keanggotaan secara simbolis kepada para kader baru yang bergabung dengan Partai NasDem.
Sekjen: “Tidak Ada Tangga Turun”
Saat memberikan sambutan, Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiskus Taslim, mengajak seluruh kader untuk memaknai Halal Bihalal sebagai tradisi kebangsaan yang unik milik Indonesia. Ia yang merupakan tokoh lintas iman dan pernah belajar politik dari mendiang Gus Dur, menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah situasi geopolitik dunia yang sedang tidak menentu.
Hermawi yang telah mengenal Maluku sejak 20 tahun lalu mengapresiasi kekuatan Partai NasDem di daerah ini. Namun, ia memberikan pesan keras kepada seluruh kader untuk tetap waspada dan menjaga perilaku.
“Sekarang NasDem di Maluku sudah menjadi partai besar. Ingat, tidak ada tangga untuk turun. Yang ada hanyalah tangga untuk naik ke atas lagi,” tegas Hermawi.
Ia juga mengingatkan bahaya media sosial bagaikan “pedang bermata dua”. Ia mencontohkan kasus para pemimpin yang jatuh karena salah bersikap di dunia maya. Oleh karena itu, ia mengimbau agar komunikasi dilakukan secara langsung (bertemu muka) untuk menghindari kesalahpahaman.
“Teruslah membangun semangat kebangsaan. Itu modal dasar kita untuk tetap bersatu,” tambahnya.
Refleksi Sejarah dan Harapan Masa Depan dari Wakil Gubernur
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, yang hadir mewakili Gubernur, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang penuh kebersamaan ini. Ia menekankan peran vital partai politik sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
“Kita harus menjaga harmoni agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks. Partai politik harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian,” ujar Abdullah.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk merefleksikan sejarah kelam konflik sosial tahun 1999 yang membawa dampak buruk bagi pendidikan dan ekonomi Maluku selama puluhan tahun. Menurutnya, generasi saat ini yang telah merasakan pahitnya konflik memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi generasi muda yang lahir pasca-2005 agar tidak terulang sejarah yang menyakitkan.
“Kita harus menyampaikan pesan ini ke seluruh masyarakat. Lapangan politik masih sangat luas, silakan berkompetisi sehat untuk merebut hati rakyat, namun ingatlah bahwa menjaga persatuan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Abdullah mengakhiri sambutannya.
Acara Halal Bihalal ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama, meninggalkan kesan mendalam tentang persaudaraan yang kokoh demi Maluku yang lebih baik. Dilanjutkan Ramah tamah, makan bersama di Kediaman Rumah Dinas Wagub Karang Panjang Ambon. (*).














