Lewerissa Minta Seluruh Kader Wajib Amankan Program Asta Cita & Sapta Cita
Ambon, Demokrasi Maluku : Jumat (06/02/2026) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) genap berusia 18 tahun dirayakan oleh Partai Gerindra Provinsi Maluku dengan sejumlah agenda, termasuk Rapat Koordinasi (Rakorda), yang berlangsung di Hotel Santika Premiere ,Jl.Jenderal Sudirman ,Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Jumat (06/02/2026) sejak pagi hingga sore hari yang dirangkai dengan Gala Dinner pada malam Hari
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H.LLM yang juga gubernur Maluku usai Rakorda kepada sejumlah wartawan mengemukakan , Rakorda Partai Gerindra Maluku bukan forum dukungan politik, melainkan agenda konsolidasi internal partai untuk menyatukan langkah perjuangan kader di seluruh wilayah Maluku.
“Rakorda ini sesuai namanya bertujuan mengoordinasikan gerak langkah juang kader-kader Partai Gerindra di Provinsi Maluku, baik yang berada di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun yang berada di eksekutif, termasuk gubernur,” katanya.
Tema yang diusung,“Satukan Langkah & Terus Berjuang par Maluku Pung Bae”, selaras dengan tema nasional Partai Gerindra “Kompak Bergerak, Berdampak, ”.
“Tema ini menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan internal partai dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah”.
Rakorda menjadi momentum penting, karena merupakan yang pertama kali digelar setelah rangkaian Pemilu Legislatif, Pilpres, dan Pilkada. Fokus utamanya adalah menyinkronkan kembali arah perjuangan partai di daerah agar sejalan dengan kebijakan nasional dan pemerintah daerah.
“Kami di Maluku sangat solid. Rakorda ini juga menjadi ruang evaluasi sekaligus penyampaian pesan-pesan politik strategis kepada seluruh kader,” kata Lewerissa.
Menyinggung pembangunan di Maluku Lewerissa mengatakan, Rakorda tidak membahas dukungan politik praktis, melainkan penguatan program-program strategis, di antaranya Undang-Undang Daerah Kepulauan dan Maluku Integrated Port (MIP).
“Kabar baiknya, Maluku Integrated Port telah mendapat dukungan resmi dari Bappenas. Proyek ini akan dimasukkan sebagai proyek prioritas nasional, mulai dari Blue Book hingga Green Book,” ujar dia.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat yang berdampak pada menurunnya transfer ke daerah, Lewerissa mengatakan, tidak menjadi persoalan, selama pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Maluku.
“Bagi saya, tidak penting anggaran itu melalui APBD provinsi atau langsung lewat kementerian dan lembaga. Yang terpenting proyek itu dibangun di Maluku dan manfaatnya dirasakan rakyat,” kata dia pula.
Kawal Asta Cita & Cita Sapta
Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Lewerissa meminta bahwa seluruh kader wajib mengawal dan mengamankan program-program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tertuang dalam Asta Cita, serta program Pemerintah Provinsi Maluku Sapta Cita.
“Wajib hukumnya bagi seluruh kader Gerindra untuk mensosialisasikan dan memastikan program-program tersebut benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata mantan anggota DPR RI .
Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader atas perjuangan yang telah mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI serta kepercayaan masyarakat kepadanya untuk memimpin Maluku.
“Namun perjuangan tidak boleh berhenti di situ. Kita harus terus berpartisipasi aktif sesuai tugas, kewenangan, dan peran masing-masing,” katanya.
Diakhir wawancara, Lewerissa mengingatkan seluruh kader Partai Gerindra Maluku agar tidak cepat berpuas diri atas capaian politik yang telah diraih.
“Jangan terlena hanya karena berhasil mengantarkan Pak Prabowo menjadi Presiden dan saya menjadi Gubernur karena perjuangan masih panjang, tantangan ke depan masih cukup besar. Kita harus terus bersatu, satukan langkah, dan terus berjuang untuk Maluku, semua Par Maluku Punk Bae,” ujar Hendrik . (Ritta E.Lekatompessy)


















