BAWASLU Maluku Sosialisasi Perekrutan PTPS

Ambon38 views
Link Banner

Ambon, Demokrasi Maluku : Dalam rangka pelaksanaan perekrutan Pengawas pada Sejumlah Tempat Pemungutan Suara(TPS) di Provinsi Maluku saat pemilihan umum Legislatif dan pemilihan presiden tahun 2024 mendatang, maka Badan Pengawasan Pemilu(Bawaslu) melaksanakan sosialisasi perekrutan PTPS yang berlangsung  di Caffe Ujung JMP, Jumat (12/11/2023) Kota Ambon.

Kegiatan ini di hadiri oleh 75 orang yang terdiri dari ketua- ketua OKP dan sejumlah jurnalis dari sejumlah media baik cetak maupun elektronik dan media online di Ambon.

Para OKP dan jurnalis adalah yang bagian penting untuk mendukung proses pelaksanaan rekrutmen pengawas TPS, yang akan dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Maluku lewat kewenangan Panwascam.

Perekrutan pengawas TPS yang dibutuhkan di provinsi Maluku, pada saat pemilihan tahun 2024 berjumlah 5.622 orang sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Provinsi Maluku, demikian keterangan Komisioner  Bawaslu Provinsi Maluku, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi dan Diklat dan SDM Dr. Stevi Melay Usai sosialisasi berlangsung.

Menurutnya proses perekrutan  berlangsung  23 hari sebelum pelaksanaan pencoblosan dan mereka akan bertugas maksimal 7 (tujuh) hari setelah proses pencoblosan.

“Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan kewenangan melakukan proses rekrutmen adalah Pengawas Kecamatan (Panwascam)”.

Melay mengatakan, bagi masyarakat atau Warga Negara yang akan mengikuti seleksi dapat melihat dinamika politik yang akan terjadi dengan berbagai macam pemetaannya.

“Pemetaan indeks kerawanan pemilu yang sudah dikeluarkan oleh Bawaslu pada bulan Desember 2022 kemarin, di mana Provinsi Maluku berada di posisi sedang tingkat kerawanan, maka sangat membutuhkan pengawas TPS yang betul-betul siap untuk melakukan tugas dan tanggung jawab,” kata Melay.

Secara Hirarki Pengawasan Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dapat di katakan paling bawah, tapi dalam tugas dan tanggung jawab sesungguhnya dia yang paling terdepan dan menjadi ujung tombak dalam pengawalan demi terwujudnya proses pemilihan yang jujur,adil dan terintegritas.

Demikian bagi  semua warga negara lebih khusus teman-teman yang nantinya mengikuti seleksi pengawas TPS yang akan dilakukan oleh Bawaslu lewat Panwascam dapat mempersiapkan diri sambil berpatokan pada syarat umum serta syarat khusus yang harus di perhatikan bersama.

Melay menambahkan, bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena selain PTPS melakukan 5 (lima) tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana ketentuan yang ada di dalam undang-undang.

Mulai dari  mengawasi proses persiapan pelaksanaan penghitungan sampai pada terakhir itu pergerakan hasil perhitungan di TPS ke PPS

)Pengawas TPS harus terdaftar sebagai pemilib di TPSnya  karena dia harus mengenal dengan jelas para pemilih yang terdaftar dalam DPT.

ADA mekanisme bagi pemilih tambahan andaikan pemilih melakukan tugas pada saat pencoblosan maka pemilihan harus menggunakan formulir menggunakan hak pilih di TPS lain.

Selain itu PTPS harus memiliki pengetahuan terhadap regulasi yang ada serta aturan aturan teknis yang di atur berdasarkan undang- undang perlu di ketahui agar pelaksanaan PTPS dapat berjalan sesuai yang di harapkan.” Tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *