Dua Bocah Di Namrole Digarap Ayah Kandung, Satu Diantaranya Meninggal dunia

Hukrim388 views
Link Banner

Kapolres Pulau Buru Menyapa Keluarga Korban, Berjanji Pelaku Segera Ditangkap & Diproses Hukum

NAMROLE,- Dua Bocah adik dan kakak bernama FN (5) dan JN (7) digarap ayah kandung bernama BN disaat ibu kandung bernama TH sedang melakukan aktivitas diluar rumah, kini dengan kejadian itu Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febry Kusumawiatmaja SIk,MSi bersama personilnya dari Namlea, Ibukota Kabupaten Buru menempuh jalan darat sepanjang 140 KM menuju Namrole, Ibukota Kabupaten Buru Selatan (Bursel.

Guna menyapa Keluarga Korban Kamis (10/2 2022)
Perbuatan bejat ayah kandung terhadap dua bocah adik dan kakak terjadi di di Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole pusat kota Kabupaten Bursel.

Terbongkar setelah kondisi adik PN menjerit kesakitan dan penurunan Haemoglobin (HB), tutunsecara drastis, disaat itu pula bocah tersebut dilarikan ke RSUD Salim Alkatiri Namrole, guna mendapat perawatan.

Hasil pemeriksaan dan perawatan pihak kesehatan tertanggal 19 Januari 2022 , ditemukan adanya tindakan kekerasan yang dialami bocah tersebut pada area vitalnya mengakibatkan kondisinya kritis.

Bocah itu juga bersuara atas perbuatan bejat yang di diduga dilakukan ayah kandungnya BN.

Merasa tidak puas BN secara tersembunyi menggarap kakak PN bernama JN berumur 7 tahun. JN alami hal yang sama, juga dilarikan ke RSUD untuk mendapat pertolongan pertama tertanggal 23 januari 2022.

Dalam perawatan tim Dokter di RSUD Namrole terhadap apa yang dialami Dua Bocah itu.

Salah satu bocah PN berumur 5 tahun, adik kandung dari JN (7) banyak mengalami perdarahan akhirnya nyawanya tidak tertolong (meninggal).

Dengan kejadian perbuatan bejat ayah kandung Kapolres Pulau Buru bersama anggota dari Namlea mendatangi pihak korban melalui jalan darat sepanjang 140 KM ke Namrole guna memberikan sebagian rezeki berupa Sembako kepada keluarga korban.

Kepada Media ini di Namrole Kapolres Pulau Buru Menuturkan, “kedatangan saya dari Namlea ke Namrole hanya semata menyapa pihak Keluarga Korban, dimana kekerasan terhadap anak maupun terhadap perempuan itu merupakan kejahatan manusia yang luar biasa”.

“Kehadiran kami di sini untuk memberikan jaminan kepastian hukum kepada keluarga korban maupun masyarakat, ” Kata Kapolres Buru.

Ditambahkan kasus pencabulan seksual terhadap Bocah dibawah umur secara tegas tetap diusut, kasus ini akan dialihkan ke Markas Polisi Resort (Mapolres) Pulau Buru.

Semula ditangani pihak Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Namrole, dalam waktu singkat pelaku yang melarikan diri ke hutan akan segera ditangkap, ujar Kapolres.

“Kami berjanji akan melakukan proses hukum terhadap pelaku melalui persidangan di Pengadilan Negeri (PN)”.

Selain itu juga atas nama pihak Kepolisian mengucapkan, turut berduka cita atas meninggalnya salah satu korban Bocah, dengan demikian kedatangan kami penyapa keluarga dan meyakinkan untuk pihak keluarga dalam waktu dekat pelaku akan ditangkap.

“Kami tempatkan Personil menjaga keluarga korban, ” Kata Perwira Dua Bunga Melati.(Adam Kiat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *