AMBON — Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Meski baru sehari menjalankan aktivitas bersama, personel Satgas TMMD telah mendapat apresiasi dari warga karena dinilai cepat membaur dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Salah satu wujud kebersamaan tersebut terlihat melalui aktivitas dapur umum yang melibatkan ibu-ibu setempat bersama personel Satgas TMMD. Selain menyiapkan kebutuhan konsumsi bagi anggota satgas, kegiatan ini menjadi ruang interaksi untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan warga.
Ibu Ince Gomias, salah seorang warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengatakan sebanyak 12 ibu rumah tangga ikut membantu menyiapkan makanan bagi personel Satgas TMMD. Aktivitas dapur umum itu bahkan telah dimulai sejak malam sebelumnya.
Menurut Ince, makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan personel selama tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam. Keterlibatan para ibu dilakukan secara sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap program TMMD yang sedang berlangsung di wilayah mereka.
Ia menjelaskan, masyarakat memahami kehadiran personel TNI di Dusun Seri bertujuan membantu pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Karena itu, masyarakat berinisiatif mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Bagi Ince dan warga lainnya, kontribusi melalui dapur umum bukan sekadar membantu menyediakan makanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antara masyarakat dengan prajurit TNI.
Ia mengaku senang melihat personel Satgas TMMD yang dinilai cepat beradaptasi dengan lingkungan setempat. Interaksi yang terjalin dalam berbagai aktivitas sehari-hari membuat warga merasa lebih dekat dengan para prajurit.
Menurutnya, kedekatan tersebut tumbuh bukan hanya melalui pekerjaan pembangunan, melainkan juga dari komunikasi, kepedulian, dan kebiasaan saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain mempererat hubungan sosial, program TMMD ke-130 juga menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Sejumlah sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan rumah bagi keluarga yang membutuhkan, jalan setapak, sarana air bersih, jembatan, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Ince menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan TNI atas pelaksanaan program tersebut. Ia berharap berbagai pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Seri dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik.
Baginya, semangat gotong royong dalam program TMMD tidak hanya terlihat dari tenaga yang dikerahkan untuk membangun fasilitas umum, tetapi juga dari kepedulian warga yang diwujudkan melalui kegiatan sederhana, seperti menyiapkan makanan bersama di dapur umum.
Senada dengan itu, Pratu Aman Wali, anggota Yonif TP 821/SB yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon, mengatakan keterlibatan personel TNI dalam membantu aktivitas dapur umum merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.
Menurutnya, kemanunggalan TNI dan rakyat tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga harus tercermin dalam sikap saling membantu dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Katong sebagai prajurit harus selalu membantu masyarakat. Apa pun kegiatan yang dilakukan bersama rakyat, katong harus saling membantu supaya bisa memudahkan masyarakat di sekitar sini,” ujar Aman saat diwawancarai media di lokasi TMMD, Rabu (14/10/2026).
Ia menegaskan, kebersamaan dengan warga merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas Satgas TMMD. Melalui interaksi langsung dan keterlibatan dalam aktivitas masyarakat, para prajurit diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis serta menumbuhkan rasa kekeluargaan.
Kehadiran dapur umum yang dikelola bersama tersebut menjadi gambaran bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial yang terjalin antara TNI dan masyarakat.
Dari Dusun Seri, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tumbuh melalui gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
tasya















