Reza Maspaitella Rutong-Hutumury Bakal Deklarasi Kesepakatan Damai,Siapa Langgar Bakal Kena Tulah
Ambon,Demokrasi Maluku ; Reza Maspaitella Ketua Latupatty Maluku yang juga Raja Negeri Rutong Pulau Ambon Provinsi Maluku menjawab pertanyaan wartawan terkait konsep Paripurna untuk menghentikan bentuk konflik dan kekerasan yang berulang di Provinsi Maluku mengemukakan, ada banyak hal yang telah dilakukan dengan pihak keamanan, kepolisian bagian pemerintah kota Ambon namun ada konsep yang sudah dibuat oleh raja yang inspiratif ini.
Menurutnya, sudah ada kesepakatan dengan raja Rutong terkait keamanan di kedua negeri dikawasan Leitimur Selatan Pulau Ambon .” Saya sudah berbicara dengan raja Hutumury untuk kami buat kesepakatan bersama, dimana kami akan buat sebuah tugu peringatan di perbatasan negeri, yang akan dideklarasikan bersama rakyat kedua negeri.
Hal ini akan dibicarakan juga dengan sandiri negeri,tokoh agama, tokoh pemuda dan akan disosialisasikan kepada masyarakat kedua negeri.
Dalam waktu yang tidak lama lagi hal ini akan dideklarasikan, isinya kesepakatan untuk tidak berkonflik ,apabila ada yang memulai konflik atau pertikaian maka mereka akan otna tulah dan akan menanggungnya sendiri,selain sumpah adat juga diikat dengan doa”.
Mengapa hal ini dilakukan, gunanya agar masyarakat tidak melakukan atau memulai konflik karena kalau tak dilakukan kesepakatan maka tak ada rambu -rambu yang mengikat masyarakat .
Memang banyak upaya yang sudah dilakukan selama ini baik oleh aparat keamanan maupun pemerintah dari tingkat atas sampai ke RT/RW namun masih saja masyarakat masih mau saja mau suka untuk melakukan hal-hal yang bukan merugikan diri sendiri tapi merugikan orang.
Semoga apa yang dilakukan ini akan bermanfaat bagi kami terkhusus negeri Rutong -Hutumury dan berharap negeri-negeri lain di kita maupun Pulau Ambon dapat melakukannya, apapun konsepnya terserah masing-masing yang terpenting adalah masyarakat akan takut dan berhenti berkonflik , harap Resa . (Ritta E.Lekatompessy,SP).
.


















