HUT ke-451 Kota Ambon, Bodewin Wattimena: Persaudaraan Jadi Kekuatan Membangun Kota

Ambon20 views

AMBON, 7 September 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang kota, tetapi juga ajakan untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan sebagai modal utama pembangunan.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat memimpin upacara peringatan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026).

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”, peringatan tahun ini menempatkan kebersihan, kesehatan, persatuan, serta partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dari upaya mewujudkan Kota Ambon yang lebih baik.

Dalam amanatnya, Bodewin menegaskan bahwa Ambon tidak dapat dibangun hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, dunia usaha, komunitas, generasi muda, tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai elemen lainnya.

“Pembangunan tidak hanya membutuhkan jalan yang baik, gedung yang megah, atau teknologi yang modern. Pembangunan juga membutuhkan kepercayaan, persaudaraan, toleransi, kedamaian, dan kebersamaan,” tegas Bodewin.

Ia mengatakan, berbagai persoalan yang masih dihadapi Kota Ambon, mulai dari kebersihan lingkungan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik hingga penguatan ekonomi masyarakat, tidak dapat diselesaikan secara parsial.

Diperlukan semangat baku bantu, baku kele, dan baku jaga agar seluruh elemen masyarakat memiliki rasa tanggung jawab yang sama terhadap kemajuan kota.

Bodewin juga mengingatkan masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai pela gandong dan filosofi hidup orang basudara yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Maluku. Nilai tersebut, kata dia, harus terus diwariskan kepada generasi muda di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Kebersihan Harus Menjadi Budaya

Mengangkat tema “Ambon Bersih”, Bodewin menekankan bahwa menjaga kebersihan tidak boleh hanya dilakukan ketika menyambut suatu kegiatan atau perayaan tertentu.

Kebersihan, menurutnya, harus menjadi bagian dari perilaku dan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kesadaran tersebut perlu dimulai dari lingkungan terkecil, seperti rumah, sekolah, tempat ibadah, kawasan permukiman, hingga ruang-ruang publik.

Dengan demikian, Ambon yang bersih tidak hanya menjadi slogan HUT, tetapi menjadi gambaran nyata dari karakter masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Benteng Victoria dan Identitas Kota

Selain persoalan pembangunan dan kebersihan, Wali Kota turut menyoroti pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya Kota Ambon.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah Benteng Victoria. Bodewin menegaskan bahwa peninggalan sejarah tersebut merupakan bagian dari identitas Kota Ambon yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak boleh membuat masyarakat melupakan sejarah dan akar budayanya.

Karena itu, pembangunan Ambon diharapkan berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat.

Generasi Muda Diminta Bersiap Hadapi Masa Depan

Pada momentum HUT ke-451 ini, Bodewin juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda.

Ia mendorong anak-anak muda Ambon untuk meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus mengembangkan kreativitas di berbagai bidang.

Potensi ekonomi kreatif, seni dan budaya, pariwisata, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai memiliki ruang besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi baru.

Generasi muda tidak hanya diharapkan menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku sekaligus penggerak perubahan di Kota Ambon.

Memasuki usia 451 tahun, Pemerintah Kota Ambon berharap seluruh masyarakat dapat menjadikan momentum tersebut sebagai titik penguatan komitmen bersama untuk membangun kota.

Bodewin mengajak seluruh warga untuk menempatkan persaudaraan, toleransi, gotong royong dan kepedulian sebagai kekuatan yang menyatukan berbagai perbedaan.

“Semoga kehadiran katong bersama menjadi semangat untuk bekerja dan mengabdi bagi Ambon, Maluku, dan Indonesia,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, HUT ke-451 Kota Ambon diharapkan bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tekad seluruh masyarakat dalam mewujudkan Ambon yang bersih, sehat, aman, maju, dan tetap berakar pada nilai-nilai hidup orang basudara.TasyaPatty

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *