AMBON, 7 September 2026 — Bank Maluku-Maluku Utara (Malut) menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung Pemerintah Kota Ambon dalam mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pembangunan kota. Dukungan tersebut mencakup digitalisasi perpajakan, pasar rakyat, pengembangan ekosistem transaksi keuangan berbasis digital, hingga penguatan keamanan sistem siber sekaligus perluasan literasi keuangan di kalangan pelajar.
Pernyataan ini disampaikan Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar, kepada awak media usai mengikuti upacara dan syukuran HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Pattimura Park, Senin (7/9/2026).
Menurut Syahrisal, kolaborasi erat antara perbankan dan pemerintah daerah menjadi kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Di bawah pimpinan Bapak Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, kami melihat Ambon semakin maju, semakin digital, dan rakyatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Bank Maluku-Malut siap memberikan dukungan menyeluruh dari berbagai sisi, termasuk melalui pembiayaan, pengembangan layanan digital, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu bentuk dukungan nyata yang telah disiapkan adalah penyediaan perangkat perekam pajak serta program digitalisasi pasar. “Kami menyiapkan alat-alat perekam pajak, kemudian digitalisasi pasar dan lain-lain. Kami juga dukung dari sisi CSR,” jelasnya.
Selain mendorong digitalisasi, Bank Maluku-Malut juga memastikan dukungan pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi menjadi salah satu kontribusi utama bank terhadap pembangunan Kota Ambon. Pihak perbankan menyatakan keterbukaannya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, termasuk melalui kerja sama pemberian kredit. “Kami dari Bank Maluku-Malut pasti siap men-support, terutama dari semua sisi, baik dari sisi keuangan dengan kerja sama pemberian kredit,” tegas Syahrisal.
Dalam upaya memperluas jangkauan literasi keuangan, Bank Maluku-Malut juga menyasar pelajar untuk mendorong peningkatan kepemilikan rekening di kalangan generasi muda. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkenalkan dunia perbankan sejak dini sekaligus membangun kebiasaan masyarakat menggunakan layanan keuangan yang formal dan terpercaya. “Kami menawarkan dan menggalakkan untuk menambah rekening bagi pelajar. Tujuannya agar masyarakat bisa mengenal bank dan tentu dalam bertransaksi menggunakan QRIS dan ATM,” ujar Syahrisal.
Seiring dengan percepatan digitalisasi layanan keuangan, aspek keamanan sistem juga menjadi perhatian utama bagi Bank Maluku-Malut. Bank menegaskan terus memperkuat sistem keamanan digital untuk menghadapi berbagai potensi ancaman siber yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan layanan perbankan bagi nasabah. “Kami menjaga security system kami agar lebih kuat, lebih resilient terhadap serangan-serangan cyber. Kami terus berkolaborasi, terutama dalam penguatan likuiditas dan dalam kerja sama digitalisasi dan lain-lain,” tambahnya.
Syahrisal sangat optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan merupakan salah satu kunci utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh rangkaian dukungan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon secara keseluruhan. “Kami yakin ke depan Kota Ambon makin maju dan makin digital,” tutupnya.TasyaPatty


















