Tangerang,Demokrasi Maluku ; Kabupaten Maluku Maluku Tenggara (Malra) dan Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengikuti sekaligus memamerkan unggulan daerah pada pameran (Exebition) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berlangsung di Bumi Serpong Damai (BSI) hall 3-3A Tangerang Banten, Kamis hingga Sabtu (26-28/8/2026) .
Pantauan Demokrasi Maluku.com di hall 3-3A terlihat bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun berada dilokasi pameran bersama sejumlah kepala Dinas.
Adapun yang dipamerkan dalam acara tersebut adalah produk unggulan antara lain embal (,makanan khas) Maluku Tenggara dalam berbagai varian baik rasa coklat,rasa keju,rasa kacang dan sejumlah varian lainnya. Kacang botol yang sudah dikemas dalam kemasan seaset. Ada juga rumput laut baik dalam bentuk basah maupun kering, kue serta cemilan yang dikelola dari bahan dasar rumput laut. Terdapat juga anggur yang berbahan dasar rumput laut.
Sejenis makanan yang menyerupai rumput laut dengan nama daerahnya Lat .Lat ini biasa oleh warga Maluku Tenggara dibuat semacam sayur yang dicampur dengan jeruk,bawang merah ,garam dan penyedap. Rasanya enak dan gurih .
Kabupaten Buru Selatan memamerkan minyak kayu putih yang merupakan salah satu produk unggulan daerah ,yang sudah diramu dan dikemas sedemikian rupa menjadi fresh care dan lainnya.
itu Buru Selatan juga memamerkan sejumlah makanan ringan yang berasal dari ubi kayu dan pisang, juga olahan makanan ringan yang berbahan dasar ikan.
Dipamerkan juga berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan Buru Selatan , yang langsung di pamerkan di dalam freazerr oleh kabupaten bertajuk Lolik Lalen Fedak Fena dan dipimpin olehnoasangan La Hamidi sebagai bupati dan Gerson E. Selsily sebagai wakil bupati.
Beberapa pengunjung yang sempat mengunjungi syadb Maluku Tenggara maupun Buru Selatan tergamun-kagim dengan apa yang ditampilkan .
Untuk Kabupaten Maluku Tenggara salah seorang pengunjung Vivian dan rombongan yang adalah pegawai di Taman Safari Bogor,0 sangat terkagum -kagum dengan Keindahan Pantai Maluku Tenggara dan juga pasir terhalus di dunia bahkan dia meminta pasir tersebut untuk dibawah pulang ke rumahnya.
“Saya sangat tertarik bahkan saya meminta bapak/ibu doakan saya agar, suatu waktu nanti saya akan berkunjung ke Maluku Tenggara untuk menikmati indahnya alam yang masih asli di Kei,”ujar dia dengan penuh semangat”.
Vivian menyarankan agar pemerintah kabupaten Maluku Tenggara memperbanyak brosur-brosur, supaya para turis mendapatkan informasi lengkap tentang semua tempat wisata alam maupun wisata kuliner.
Dia juga merasa sangat terhormat karena di layani dengan ramah dan keterangan yang diberikan oleh para penjaga stand cukup memuaskan .
Salah seorang pengunjung lainnya di stand Kabupaten Buru Selatan juga merasa bangga walaupun Maluku jauh di ujung Timur Indonesia namun memiliki berbagai kekayaan alam laut darat, potensi wisata maupun rempah -remoah asal Maluku termasuk minyak kayu putih yang hatinini di pamerkan okeh kabupaten Buru Selatan termasuk potensi ikannya.
“Saya sangat bangga dengan Maluku, termasuk Kabupaten Buru Selatan, walaupun jauh diujung Timur namun memiliki begitu banyak potensi SDA darat maupun laut, tinggal bagaimana pemerintah di sana mengembangkannya untuk mengsejahterakan rakyatnyav
Beberapa Kepala Dinas Baik Kadis dari Kabupaten Buru Selatan maupun Kabupaten Maluku Tenggara yang memberikan keterangan namun. akan dimuat pada edisi berikut. (Ritta. E. Lekatompessy ).


















