HARUKU — Suasana penuh khidmat mewarnai upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Negeri Aboru, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (17/8/2026) sore.
Upacara yang dipusatkan di Negeri Aboru tersebut dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1504/Ambon, Letkol Inf Tri Yudhi Herlambang, S.E., M.I.Pol., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus momentum menumbuhkan semangat nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat kepulauan.
Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara diselenggarakan Kodim 1504/Ambon dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah negeri, tenaga pendidik hingga para pelajar di Negeri Aboru.
Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Arm. Moc Saiful Ramadhan, S.T.Han., yang sehari-hari menjabat sebagai Pasiren Kodim 1504/Ambon.
Sementara itu, prosesi penurunan Sang Merah Putih berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Jeli Soumokil dipercaya sebagai pembawa baki, bersama Helmy A. Usmany dan Etgar B. Malawau yang bertugas sebagai bagian dari tim pengibar Bendera Merah Putih.
Rangkaian upacara turut diikuti personel Yonif 733/Masariku serta siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Negeri Aboru. Kehadiran para pelajar menjadi warna tersendiri dalam peringatan kemerdekaan, sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai perjuangan dan cinta tanah air terus diwariskan kepada generasi muda.
Keterlibatan lintas unsur tersebut memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Aboru dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Upacara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan, disiplin, nasionalisme, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di tengah kehidupan masyarakat kepulauan Maluku yang memiliki keberagaman sosial dan budaya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Dari Negeri Aboru, semangat kemerdekaan kembali ditegaskan: Merah Putih bukan sekadar bendera yang dikibarkan dan diturunkan dalam sebuah upacara, tetapi simbol persatuan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.Tasya.P


















