Dari Diskusi & Sharing Season Dengan Komut PLN Energi Gas Terbentuk Forum Masyarakat Gas Maluku

Ambon10 views

Demokrasi Maluku ; Diskusi & sharing Season yang digagas oleh beberapa mantan aktivis di Kota Ambon berhasil membentuk Forum Masyarakat Gas Maluku .Diskusi dan Sharing season yang menghadirkan pembicara Komisaris Utama (Komut) PLN Energi dan gas Syaiful Chaniago, SE mantan aktivis yang pernah menjadi Ketua KNPI Maluku
dam juga Salah satu anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku Amiruddin.

Diskusi dan sharing Season di pandu oleh Ahmad IlLam Sipahutar menghadirkan kurang lebih ,35 orang yang terdiri dari akademisi, aktivis, PNS, Swasta dan Jurnalis, berlangsung di Pelangi Cafe Kawasan Seilale, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon pada Minggu (31/05/2026).

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Energi Gas, Syaiful Chaniago, menginisiasi pembentukan Masyarakat Gas Maluku (MGM) sebagai wadah kolaborasi masyarakat untuk mengawal percepatan pengembangan Proyek Gas Abadi Masela agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Maluku.

Dengan posisi strategis yang saat ini diembannya sebagai Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Syaiful menegaskan komitmennya untuk ikut mendorong akselerasi berbagai agenda yang berkaitan dengan pengembangan energi gas di Maluku.

Syaiful mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong percepatan realisasi manfaat proyek tersebut.” ungkapnya dalam diskusi bersama Masyarakat Gas Maluku di Ambon, Minggu 31 Mei 2026.

Komut PLN Energi Gas dalam pengantar diskusinya mengatakan, dirinya bersyukur mendapat kepercayaan sebagai Komut di PLN Energi Gas.

“Ini merupakan Rahkmat yang diberikan ALLAH/ TUHAN for beta dan tentunya for kita orang Maluku, dan ini momentumnya pas dengan perjuangan orang Maluku terkait proyek Strategis Nasional Blok Masela .

Ia Menjelaskan, Gas Masela merupakan salah satu proyek strategis nasional yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku.

“Sebagai anak Maluku, Saya memiliki harapan besar agar sumber daya alam yang dimiliki daerah ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.” kata dia.

Ia menilai masyarakat perlu mengambil peran aktif dalam mengawal proses pengembangan Gas Masela agar tidak hanya menjadi potensi yang tersimpan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Karena itu, dalam forum diskusi ini kita bersama-sama mencari solusi jalan keluar seperti apa karena sudah belasan bahkan dua puluh tahu blok Masela tapi belum juga beroperasi .

“Hari ini kita putuskan seperti apa, formula apa yang akan dipakai guna percepatan beroperasinya Blok Masela.

Pada kesempatan yang sama Amiruddin Anggota DPRD Maluku juga mengatakan hal yang sama yakni , bagaimana mendorong secepatnya beroperasinya Blok Masela.

” Setiap tahun ribuan sarjana yang lulus dari sejumlah Universitas yang ada di Maluku tapi tak ada lapangan pekerjaan bagi mereka”.

“Sebagai anggota DPRD juga ,kita tak bisa berbuat banyak karena 800 miliar APBD Maluku terkuras akibat efisiensi, lalu Maluku mau kerja apa, padahal kita memiliki potensi SDA yang luar biasa”.

Dari peserta diskusi dan sharing Season yang hadir memberikan sepakat bahwa blok Masela harus secepatnya didorong untuk beroperasi.

Untuk menjawab hal tersebut maka forum diskusi dan sharing Season memutuskan untuk dibentuknya Forum Masyarakat Gas Maluku.

Usai diskusi Syaiful Chaniago kepada Pers mengemukakan,Forum Masyarakat Gas Maluku merupakan wadah bersama, untuk memperkuat komitmen dan partisipasi masyarakat dalam mengawal percepatan Gas Masela,” tambahnya

“Kita ingin memastikan bahwa Gas Masela tidak hanya menjadi proyek besar di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang mampu menciptakan kesejahteraan, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Maluku.

Menurutnya, seluruh upaya yang telah dilakukan perlu mendapat dukungan bersama agar proses pengembangan proyek dapat berjalan lebih cepat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Syaiful menegaskan, melalui pembentukan Forum Masyarakat Gas Maluku, diharapkan lahir gerakan kolektif yang mampu mengawal percepatan pemanfaatan Gas Masela sehingga potensi energi yang dimiliki Maluku dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, PT Maluku Energi Abadi, dan BUMD lainnya di Tanimbar maupun MBD, yang selama ini konsisten memperjuangkan kepentingan daerah dalam pengembangan sektor energi, khususnya terkait Proyek Gas Masela. (Ritta.E.Lekatompessy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *