Pemkot Ambon Ambon Gelar Sosialisasi Digitalisasi Sistem Pembayaran & Perlindungan Konsumen

Ambon24 views

Ambon, Demokrasi Maluku : Pemerintah Kota Ambon menggelar
Sosialisasi Digitalisasi Sistem Pembayaran & Perlindungan Konsumen Serta Akusisi Merchant Qris Bagi Pelaku UMKM, di Ruang Vlisinggen Kantor Balaikota- Jl.Sultan Hairun Kota Ambon- Provinsi Maluku, Senin (09/03/2026).

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Walikota Ambon, Elly Toisutta,S.Sos.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Dalam sambutannya, Elly Toisutta mengemukakan, “UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang menjadi penyedia lapangan kerja terbesar, mengurangi pengangguran, memberdayakan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi produk lokal,”.

Menurutnya, Indonesia kini sedang mengalami transformasi digital sistem pembayaran yang besar melalui Qris. “Qris telah mengubah metode transaksi tunai menjadi non tunai yang efisien, cepat, mudah, murah, dan aman,” .

Dia juga menekankan pentingnya perlindungan konsumen dalam era digital. “Kami ingin memastikan bahwa bapak/ Ibu pelaku UMKM memahami cara bertransaksi digital yang aman, cara melindungi data usaha dan data pelanggan, serta cara menghindari modus penipuan yang memanfaatkan teknologi digital,”ujar Elly.

Elly berharap bahwa acara ini dapat membantu meningkatkan jumlah Merchant Qris di wilayah Kota Ambon dan membuat UMKM semakin modern dan inklusif.

“Dengan digitalisasi, kami berharap UMKM di Kota Ambon dapat meningkatkan efisiensi usaha, meningkatkan jangkauan pasar, dan meningkatkan pendapatan,” katanya.

Toisuta tak luian mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini. “Kami berharap acara ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM dan meningkatkan perekonomian Kota Ambon,” pintanya.

Hadir pula Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dicky Aprianto.

Menurut Dicky, digitalisasi tidak hanya soal ekologi, tetapi juga soal kepercayaan. “Kami ingin para pelaku UMKM semakin percaya diri menggunakan alat pembayaran non tunai,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan sesi pendampingan langsung untuk pembuatan Qris bagi pelaku UMKM. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *