Ambon, Demokrasi Maluku ; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA) Provinsi Maluku menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2026, berlangsung di Zest Hotel, Jl.Dr.Setia Budi, Kecamatan Sirimau, Kita Ambon-Provinsi -Maluku., Kamis (05/03/2026)
Kegiatan tersebut di hadiri oleh assisten II Setda Maluku , Ir.Kasrul Selang, MT, Kepada Bappenda Provinsi Maluku, Dr.Djalaluddin Salampessy, S.Pi, SH,M.Si, Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Dr Anthon Lailossa, ST.M.M.Si, Plt Kepala Badan Keuangan & Aset Daerah Provinsi Maluku , Rudi Waras Ardianto, sejumlah Pimpinan OPD dan Para Kabid di Lingkup Pemprov Maluku, SKALA (SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) Provinsi Maluku serta pihak-pihak terkait.
Sekda Provinsi Maluku, Ir.Sadli Ie, M Si,IPU dalam sambutan tertulis yang dibacakan asisten II Setda Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengemukakan, Forum.Lintas Perangkat Daerah merupakan Forum Penting, Dalam Proses Perencanaan Pembangunan di Daerah, Sebagai Forum Sikronisasi Program maupun kegiatan antar perangkat daerah , sesuai dengan kewenangannya, serta merupakan forum sinergitas prioritas pembangunan daerah, berdasarkan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2004, tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional .
Pelaksanaan Forum Lintas disaat ini merupakan serangkaian proses perencanaan yang telah dilalui oleh seluruh perangkat daerah untuk penyusunan RENJA Perangkat Daerah.
Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Provinsi Maluku, sehingga dibutuhkan sinergitas antar sektor dan antar perangkat daerah, sehingga target-target pembangunan daerah antara lain : laju pertumbuhan ekonomi 6,85% dapat tercapai, tingkat kemiskinan 13,67%,tingkat pengganguran terbuka 5,8% serta radio gini 0,261-0,265 % dapat tercapai.
“Untuk mencapai target-target pembangunan tersebut telah ditetapkan tujuh (7) prioritas pembangunan daerah dan penetapan tema RKPD tahun 2027 yaitu “Penguatan Daya Saing Daerah Dan Transformasi Ekonomi Inklusif Berbasis Potensi Lokal”
Prioritas Pembangunan Daerah pada tahun 2027, bertumpu pada penguatan, pengelolaan dan peningkatan nilai tambah SDA unggulan daerah ,percepatan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran melalu pemberdayaan ekonomi produktif dan UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan tujuan konektivitas wilayah Kepulawan, peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung daya saing dan produktivitas daerah , penguatan tata kelola pemerintahan dalam mendukung pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan, penguatan kapasitas pengendalian lingkungan serta penguatan kapasitas lembaga sosial kemasyarakatan berbasis kearifan lokal serta ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum.
Kita menyadari bahwa tantangan untuk perwujudan prioritas pembangunan daerah tersebut tidaklah mudah untuk kita wujunyatakan karena kondisi stabilitas polotik global yang dapat berdampak pada seluruh dimensi pembangunan di Indonesia dan Maluku pada khususnya .
“Untuk itu mari bersama-sama kita jaga kondusifitas keamanan daerah, penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas Sektor antar seluruh pemangku pembangunan di daerah sehingga harapan dan cita-cita kita bersama untuk mewujudkan visi Maluku yaitu
“Transformasi Menuju Maluku Yang Maju, Adil dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045” dapat terlaksana”l.
“Untuk itu saya mengajak kita semua yang hadir saat ini dapat berpartisipasi aktif , memberikan masukan yang konstruktif serta mengedepankan semangat kolaborasi dan tanggungjawab bersama sehingga seluruh rangkaian kegiatan selama dua (2) hari ini dapat berjalan dengan baik, demikian Sekda.
Sebagai Pemateri : Kepala Bappenda Provinsi Maluku, Kepala Bappeda, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Maluku dan SKALA .(Ritta. E.Leka tompessy, S.P )















