Walikota Himbau Jaga Kamtibmas Agar Investor Mau Berinvestasi
Ambon, Demokrasi Maluku ; Walikota Ambon Drs.Bodewin.M Wattimena, M.Si mengemukakan, tantangan terberat pemerintah kota Ambon dalam membangun dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Elly Toisuta adalah masalah pengangguran dan kemiskinan, hal ini dikatakan dalam konferensi pers capaian setahun kepemimpinan, berlangsung di ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Provinsi Maluku, Jumat (20/02/2026).
Menurutnya, ada berbagai masalah yang dihadapi pemerintah Kota Ambon dalam perjalanan setahun kepemimpinan bersama wakil walikota Ambon dan seluruh jajaran namun yang sangat berat adalah mengatasi pengangguran dan kemiskinan .
Cara untuk mengurangi pengangguran adalah menciptakan lapangan kerja .Dari sisi pemerintahan honor, P3K tidak lagi dibuka , satu-satunya jalan yaitu menggerakkan sektor swasta dengan jalan mendatangkan investor yang mau berinvestasi di Kota Ambon .
” Bagaimana mau berinvestasi kalau kondisi keamanan tidak kondusif, konflik terus dimana-mana. Selaku pemerintah Kota Ambon kami menghimbau mari sama-sama jaga situasi Kamtibmas, karena ketika pemerintah terus berupaya tapi masyarakat tidak mendukung maka percuma, sama-sama menyadari bahwa Ambon milik kita bersama karena itu patut kita jaga bersama” .
Bodewin menambahkan, akan bekerja sama dengan bupati/walikota di 10 kabupaten/kota di Maluku agar sama-sama mengatasi pengangguran, dapat membuka/ menciptakan lapangan kerja bagi warganya supaya jangan semua menumpuk di Kota Ambon .
“Saat ini ada satu investasi terbaru yang terima 80 orang tenaga kerja, saya telah menghimbau kepada managemen, untuk terima seluruh tenaga kerja yang ber-KTP Ambon, bukan primordial tapi karena keterbatasan lapangan kerja, harus menerapkan aturan seperti itu,”demikian Bodewin.(Ritta E Lekatompessy).










