by

Gubernur Serahkan Bansos ke Warga Ambon Terdampak PPKM

-Ambon-190 views
Link Banner

 

Ambon, Demokrasi Maluku : Gubernur Maluku Murad Ismail, memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada warga Kota Ambon, yang mengalami dampak akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penyaluran Bansos kali ini, dilaksanakan di halaman Gereja Santa Maria Bintang Laut Benteng Ambon , Masjid Raya Al-Fatah dan Gereja Maranatha, Senin (26/7/2021).

Penyaluran dimulai di halaman Gereja Santa Maria Bintang Laut Ambon.

Di Benteng, menyerahkan 10 paket kepada perwakilan penerima bansos. 1 paket terdiri dari Gula Pasir 3 Kg, Minyak Goreng Kunci Mas 2 Kg dan Beras Kita 5 Kg. Juga paket Bansos dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI sebanyak 10 karung beras Bulog (1 karung 10 Kg).

Di Masjid Raya Al-Fatah, Gubernur menyerahkan bansos kepada enam (6), orang perwakilan. Bansos tersebut terdiri dari 2 karung beras Bulog (1 karung 10 kg) dari Kemensos RI dan 4 paket bansos (Isi paket sama dengan yang diserahkan kepada penerima Bansos di Benteng.

“Semoga bantuan beras kepada masyarakat sedikit bisa meringankan beban dalam penerapannya PPKM mikro,” ujar Gubernur.

Sementara di Gereja Maranatha, Gubernur menyerahkan bansos kepada enam orang perwakilan. Bansos ini terdiri dari dua karung beras Bulog (1 karung 10 kg) dan lima paket bansos. (Isi paket sama dengan yang diserahkan kepada penerima Bansos di Benteng).

Di ketiga lokasi diatas, selain pemberian sembako, juga dilaksanakan pelayanan vaksin kepada penerima Bansos, yang ditinjau langsung oleh Gubernur.

Kementerian Sosial (Kemensos) RI memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada penerima Bansos beras sebanyak 24.385 Kepala Keluarga (KK). Kemudian bantuan KPM PKH Maluku kepada penerima Bansos Beras sebanyak 95.744 KK.

Pada kesempatan itu, Gubernur dalam sambutannya mengatakan, salah satu strategi penanganan dalam memutus mata rantai Covid-19 adalah program PPKM dan pemberian vaksinasi.

Untuk Maluku yang menerapkan PPKM adalah Kota Ambon dan Kabupaten Kepulauan Aru.

“Berdasarkan data Tim Satgas Covid-19 Maluku, per tanggal 25 Juli 2021 terkonfirmasi 13.106 orang, dalam perawatan 3.963 orang, sembuh 8.919 orang dan meninggal 224 orang,” katanya.

Upaya yang dilakukan untuk membantu masyarakat yakni vaksinasi dan pemberian bantuan sosial (Bansos) beras serta sembako.

Bantuan pelaksanaan kebijakan pemerintah pusat yang menjadi tanggung jawab Bulog, PT. Pos Indonesia dan Pemprov Maluku.

“Maluku melakukan pemantauan serta mendukung dukungan tenaga pendamping yang tersebar di 11 kabupaten/kota se-Maluku. Sedangkan untuk peluncuran sembako adalah kebijakan saya selaku Gubernur Maluku,” ujarnya.

“Selaku pemerintah pusat di daerah, saya yakinkan kepada Bupati/Walikota se-Maluku agar segera turun mengalirkan Bansos, mengambil langkah kebijakan penyiapan sembako bagi masyarakat dan melakukan pencegahan”

Selanjutnya Murad katakan, sesuai keputusan Walikota Ambon No.6 tahun 2021, tertanggal 26 Juni 2021, di Kota Ambon saat ini dilaksanakan PPKM tingkat tiga dimana ada beberapa aktivitas yang jamnya diperpanjang, diantaranya pasar tradisional, ditutup pada pukul 20: 00 Wit, supermarket, restoran, Indomaret, Alfamidi, mall ditutup pada pukul 21:00 Wit.

“Saya minta masyarakat agar mematuhi keputusan walikota, agar covid 19 semakin menurun,” pinta Murad.

Turut hadir dalam penyebaran Bansos, pimpinan Bulog/PT. Pos Indonesia, Plh Sekda Sadlie Lie, Wakapolda Maluku Jan Leonard de Fretes, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVI/Pattimura Samuel Petrus, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Kadis Sosial Sartono Pining, Kadis Kominfo Semmy Huwae dan pimpinan dinas terkait lainnya. (humasmaluku).

Baca Juga  Sambut Proyek Strategis Nasional di Maluku, Gubernur Dorong IAIN Jadi UIN

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed