Kodam XV/Pattimura Edukasi Prajurit dan Persit tentang Bahaya PMS dan HIV, Perkuat Ketahanan Keluarga

TNI POLRI6 views

AMBON — Kodam XV/Pattimura terus memperkuat kesadaran prajurit dan keluarga tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui edukasi mengenai bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Upaya tersebut diwujudkan melalui ceramah kesehatan yang digelar di Aula Basudara Pattimura, Markas Kodam XV/Pattimura, Ambon, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman prajurit TNI AD dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) tentang cara penularan, gejala, pencegahan, serta penanganan PMS dan HIV. Edukasi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keluarga prajurit yang sehat, harmonis, dan sejahtera.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Ceramah kesehatan ini dihadiri Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Pengurus Daerah (PD) XV/Pattimura, Ny. Dian Dody Triwinarto.

Sekitar 500 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas prajurit TNI AD dan anggota Persit KCK PD XV/Pattimura. Peserta hadir secara langsung di aula maupun mengikuti kegiatan secara daring dari berbagai satuan jajaran Kodam XV/Pattimura.

Materi kesehatan disampaikan oleh Mayor Ckm dr. M. Rizky, F., Sp.D.V.E., dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dari Kesdam XV/Pattimura. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek terkait PMS dan HIV, mulai dari faktor risiko, mekanisme penularan, gejala klinis, hingga pentingnya deteksi dini dan langkah pencegahan.

Ia menekankan bahwa pemahaman yang benar mengenai PMS dan HIV merupakan salah satu kunci untuk melindungi kesehatan diri sendiri maupun keluarga. Karena itu, prajurit dan anggota keluarga perlu membekali diri dengan informasi medis yang akurat serta memahami langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Selain itu, masyarakat juga perlu menghindari perilaku berisiko dan tidak mudah mempercayai informasi keliru mengenai penularan penyakit tersebut. Pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah penting apabila seseorang memiliki kekhawatiran atau faktor risiko terkait PMS dan HIV.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif. Prajurit dan anggota Persit, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring, aktif mengajukan pertanyaan seputar deteksi dini, pemahaman terhadap mitos penularan, serta upaya melindungi kesehatan keluarga.

Melalui sesi tanya jawab tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pemahaman sekaligus meluruskan berbagai anggapan yang tidak sesuai dengan fakta medis. Dengan demikian, edukasi kesehatan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dan bertanggung jawab.

Sebagai penutup kegiatan, Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko menyerahkan plakat penghargaan kepada narasumber. Penyerahan tersebut didampingi Wakil Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura, Ny. Diesy Wawan Pujiatmoko, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi narasumber dalam memberikan edukasi kesehatan kepada keluarga besar Kodam XV/Pattimura.

Melalui kegiatan ini, Kodam XV/Pattimura berharap prajurit dan anggota Persit semakin memahami pentingnya pencegahan PMS dan HIV serta mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi kesehatan yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya pemeriksaan medis, pencegahan penularan, dan dukungan terhadap anggota keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan, sehingga tercipta lingkungan keluarga prajurit yang sehat dan berkualitas.

tasya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *