Disperindag Bursel Pamerkan Sabun, aroma Therapy, rool onn Pada Expo APKASI 2006

nasional0 views

Solissa Berharap Expo Bermanfaat Bagi Pengembangan IKM Bursel

Tangerang-Banten, Demokrasi Maluku ; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buru Selatan Novy Edwin Marthin Solissa, S.H..mengemukakan, untuk saat ini di Expo APKASI 2026 Kabupaten Buru Selatan memamerkan product unggulan IKM terkhusus terobosan pengayaan minyak kayu menjadi beberapa varian seperti aroma therapy, rool on minyak kayu putih, sabun berbahan dasar minyak kayu putih dan beberapa varian lainnya.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

“Untuk Virgin coconut oil sementara lakukan penjajakan untuk pengembangan, direncanakan di tahun depan. Sebenarnya kemarin sudah ada upaya dan dorongan untuk pengembangan hilirisasi kelapa, yang merupakan program strategis nasional, namun untuk tahun ini yang beruntung adalah kabupaten Maluku Tengah. Tahun depan kita terus dorong untuk hal tersebut”.

 

Tahun ini , kabupaten Buru Selatan mendapatkan hilirisasi ubi kayu . Dua hari lalu Ketua tim asistensi bupati Prof La Ega bersama Kadis Pertanian berada di Lampung untuk menjajaki kerjasama guna memperoleh bibit unggul untuk pengembangan hilirisasi ubi kayu, kata dia.

Menurut Kadis Kabupaten Buru Selatan beberapa tahun terakhir ini selalu mengikuti event Expo APKASI, dengan tujuan memperkenalkan lebih dekat kepada semua anggota APKASI di seluruh Indonesia, dan juga kepada dunia luar baik, di dalam maupun luar negeri terkait product-product unggulan daerah, yang pada akhirnya tentu dapat membawa manfaat besar bagi pengembangan Kabupaten Buru Selatan terkhusus IKM (Industri Kecil Menengah ).

Harapan kami, dengan adanya kegiatan APKASI termasuk di dalamnya Expo diharapkan dapat membawa dampak signifikan dalam upaya menumbuhkembangkan industri kecil dan menengah di kabupaten Buru Selatan.

Tentunya Pemkab akan terus bersinergi dengan APKASI terkait program dan kegiatan yang sudah dicanangkan oleh APKASI untuk tahun 2026 dan 2027, yang bisa dikerjakan dan dikembangkan di Kabupaten Buru Selatan, kata Kadis menutup pembicaraannya. (Ritta.E.Lekatompessy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *