Jadi Bunda Guru Kota Ambon, Lisa Wattimena Tegaskan Pendidikan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Ambon3 views

AMBON, 20 Agustus 2026 — Dalam suasana penuh sukacita dan semangat pengabdian, Lisa Wattimena resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kota Ambon oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ambon. Pengukuhan ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan pengurus PGRI Kota Ambon masa bakti 2025–2030 serta pembukaan Konferensi Kerja PGRI ke-1, bertema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”, yang digelar di Hotel Kamari, Ambon, Kamis (20/8/2026).

 

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon sekaligus Bunda PAUD Kota Ambon, dan dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Provinsi Maluku, PGRI Kota Ambon, serta perwakilan pengurus cabang se-Kota Ambon.

 

Dalam sambutannya, Lisa Wattimena menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah panggilan hati dan tanggung jawab besar. “Menjadi Bunda Guru adalah kehormatan sekaligus amanah. Bukan sekadar gelar, melainkan panggilan untuk hadir, peduli, mendukung, dan memberi keteladanan bagi dunia pendidikan di Kota Ambon,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa pendidikan bukanlah tugas sekolah semata, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat. “Anak-anak kita butuh pendidikan berkualitas, tetapi juga butuh kasih sayang, perhatian, perlindungan, dan teladan dari kita semua. Mari kita bergandengan tangan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah bagi setiap anak,” ajaknya.

 

Lisa juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur kearifan lokal Maluku kepada generasi muda. “Persaudaraan, gotong royong, toleransi, saling menghargai, serta semangat Pela Gandong adalah kekuatan besar yang harus kita wariskan kepada anak-anak kita,” tegasnya.

 

Menyadari tantangan ke depan tidaklah mudah, ia tetap optimis selama seluruh elemen bersatu. “Tantangan pasti ada, namun dengan kebersamaan, komunikasi, dan kerja sama yang tulus, segala rintangan dapat kita hadapi bersama. Mari bergerak serentak, bekerja dengan hati, dan berikan manfaat nyata bagi anak-anak serta dunia pendidikan di Kota Ambon,” ungkapnya.

 

Lisa juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru atas dedikasi dan pengabdiannya. “Saya percaya Bapak Ibu Guru telah memberikan pembelajaran dan pendidikan karakter terbaik. Mari kita rapatkan barisan, jaga soliditas, dan terus nyalakan semangat pengabdian demi masa depan bangsa,” pungkasnya.

 

Dengan dikukuhkannya Bunda Guru dan terbentuknya kepengurusan baru PGRI Kota Ambon, diharapkan sinergi antara organisasi profesi guru, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kokoh, demi mewujudkan transformasi pendidikan yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *