WAJAR Perdana 2026 , Walikota Ambon Bertekad Selesaikan Keluhan Masyarakat

Ambon2 views

Ambon, Demokrasi Maluku ; Program Walikota Ambon Jumpa Rakyat (WAJAR) kembali digelar, setelah istirahat selama sebulan lebih, Perdana program WAJAR Perdana tahun 2026 digelar pada Jumat (20/02/2026), berlangsung
di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Kegiatan WAJAR bertujuan untuk menyelesaikan setiap keluhan/permasalahan yang disampaikan oleh warga kota.

http://demokrasimaluku.com/wp-content/uploads/2024/08/20240817_081242-6.jpg

WAJAR dihadiri warga kota Ambon yang keluhannya berkaitan dengan kebutuhan air bersih, lokasi berjualan, posyandu termasuk sengketa tanah.

Ibu Omi Nikijuluw terkait dengan sengketa tanah, Bodewin mengatakan, telah diambil alih langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) terkait dengan Ganti rugi, sedangkan untuk lokasi berjualan akan diatur oleh Pj. Kepala Pemerintah Negeri Rumah Tiga.

“Ibu punya keluhan semua ditindak lanjuti, ganti rugi sudah secara umum Pak Pj. Kepala Pemerintah Rumah Tiga tolong beliau (Ibu Omi) punya tempat berjualan sesuai dengan permintaannya,” tegas walikota.

Terkait dengan permintaan air bersih di Passo Larier yang disampaikan oleh salah seorang ibu, segera akan dikerjakan. Sementara ini sedang dilakukan pengerjaan jalan, sehingga dapat diartikan penyelesaian akses air bersih akan dilakuakn secara bertahap.

“Untuk Ibu Popy Tomasoa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan membuat Food kontener tempat berjualan sebanyak 15 buah di RTP Wainitu, yang mana ini juga termasuk menjawab permintaan AM-GPM, yang akan mendapatkan 5, UMKM mendapat 10,” terangnya.

Selain itu dirinya juga berupaya untuk menjawab dengan rasional terkait permintaan masyarakat yang masih harus dipertimangkan pelaksanaannya seperti; pemenfaatan RTP sebagai lokasi posyandu siklus hidup, termasuk dengan kebersihan lingkungan sekita RTP.

“Terkait dengan pemanfaatan lahan untuk pembangunan posyandu nanti kita akan lihat lagi secara teknis,” kata walikota.

Menutup pembicaraannya, walikota katakan, segala keluhan yang disampaikan masyarakat akan diupayakan untuk diselesaikan.

Warga diminta untuk bersabar dan terus berdoa, berikhtiar, agar prosesnya berjalan dengan baik, dan tentunya berdampak pada kota yang lebih baik lagi kedepannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *