by

Pemprov Harus Fokus Pada Program Tertentu dan Yang Menjadi Prioritas

Link Banner

Ambon, Demokrasi Maluku: Pemerintah Provinsi Maluku harus fokus pada program tertentu dan menjadi prioritas.karena kalau tak fokus maka berapapun uang yang di gelontorkan oleh Pempus tak bakalan selesai masalah di Maluku, demikian bupati kabupaten Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulissa, SH.MT kepada wartawan di sela-sela acara Musrembang Pemprov Maluku 2022 yang berlangsung di Swisbeel Hotel Jl, Kapitan Ulupaha Kota Ambon Provinsi Maluku Rabu (22/04/2021). 

Kalau prioritas pada program penyelesaian kemiskinan, yach fojys oada masakah poor, lantas harus dilihat mana yang kemiskiban terbesar, eeluruh sana dijerahkan je sana, suoaya bisa terselesaikan.

“Kalau kita bekerja sendiri-sendiri-sendiri sampai kapanpun masalah kemiskinan tak akan terselesaikan,” katanya pula.

Selanjutnya dia katakan, “saya menjadi bupati sudah 10 tahun dan akan berakhir masa jabatan, saya melihat kelemahannya, yakni kita bekerja sendiri-sendiri, berjuangan sendiri-sendiri, padahal kalau mau melihat Maluku mari sama-sama, jangan sendiri-sendiri, karena label kemiskinan untuk Maluku itu, tidak baik ,, “pintanya.

“Sebagai orang Maluku, kita malu dengan provinsi termiskin ke empat di Indonesia, padahal sehari-harinya kita punya makanan, kalau memiliki uang lebih mungkin tidak tapi kalau makanan tiap hari kita punya, karena itu mari ke depan kita fokus”.

Kalau kabupaten Maluku Barat Daya dengan kemiskinan tertinggi, kurang lebih 36 persen, kita fokus disana, semua dan diarahkan ke sana, kabupaten lain harus legowo, setelah disana teratasi kita berpindah lagi ke kabupaten lain.

 

“Beta berharap kita boleh satu persepsi untuk Maluku yang lebih baik, Maluku yang lebih maju, Maluku yang keluar dari label kemiskinan,” demikian Tagop. (H-02).

 

 

Baca Juga  Bahas Hasil Evaluasi RAPBD, Pemprov Apresiasi Banggar DPRD Maluku

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed