by

10 Hal Ini Yang Harus Diperhatikan  Jika Tidak Ingin Rumahmu Jadi Sasaran Maling 

Link Banner

Ambon, Demokrasi Maluku :

Pencurian masih jadi masalah yang meresahkan masyarakat terutama masyatakat yang kurang memperhatikan keamanan rumahnya , apalagi  rumah yang kelihatan mentereng namun penghuninya kurang memperhatikan segi keamanan.

Pencurian biasanya terjadi pada rumah yang sudah diincar dan memang terlihat ada kesempatan untuk jadi sasaran maling.

 

Peristiwa tindak pencurian  pastinya tidak ingin dialami oleh pemilik rumah, tidak ada yang siap kedatangan tamu tak diundang yang akan menguras harta benda bahkan bisa sampai mencelakai penghuni rumah

 

 

Dilansir dari beberapa sumber, berikut  ini hak-hal yang bisa membuat rumahmu jadi target dari maling atau kemalingan.

 

  1. Mengunggah kegiatan liburan di media sosial

Saat ini, seseorang sangat sulit untuk tidak bisa mengunggah kegiatan liburan keluarga mereka di beragam platform sosial media.

Beberapa Hal yang Membuat Rumah Jadi Sasaran Maling | LuckyBusiness via Kompas.com

Padahal, hal ini bisa memberitahu orang-orang yang ada di media sosial bahwa kamu dan keluargamu sedang tidak ada dan berada jauh dari rumah.

Pada akhirnya, hal itu menjadikan rumahmu target utama bagi siapa pun yang berniat buruk atau hanya sekadar oportunistik, terlebih apabila kamu memiliki pengikut yang tidak memang kamu kenal.

 

Sebagai gantinya, pastikan profil media sosialmu tidak bersifat publik dan tunggu untuk memposting foto dan video liburanmu yang menyenangkan sampai kamu pulang.

 

  1. Meninggalkan kunci rumah di dekat pintu masuk

Saat akan pergi, seseorang penghuni rumah biasanya menyembunyikan kunci rumahnya di suatu tempat agar penghuni lainnya yang tidak punya kunci rumah bisa mendapatkan kunci untuk masuk ke dalam rumah.

Menyimpan kunci di bawah keset adalah contoh umum yang sudah banyak diketahui orang, dan ini sebenarnya berbahaya.

Karena pencuri pasti akan memeriksa tempat klise, pastikan kamu menyembunyikan kunci di tempat penyimpanan yang aman dan tidak di sekitar pintu rumah.

 

Akan sangat baik kunci rumah kamu titipkan pada tetangga rumah atau temanmu yang terpercaya.

 

Usahakan juga agar setiap penghuni rumah memegang kunci masing-masing agar tidak selalu menyembunyikan kunci rumah yang akan berbahaya.

 

 

  1. Lupa menerapkan kebiasaan

Jika kamu biasanya membiarkan tirai atau gorden terbuka pada siang hari dan menutupnya pada hari kamu berangkat berlibur, itu bisa menjadi kartu panggilan bagi pencuri bahwa tidak ada orang di rumah.

Dalam hal ini, kamu direkomendasikan untuk membuka dan menutup sebagian tirai atau gorden.

 

Tirai yang terbuka memberikan pemandangan penuh pada peralatan rumah tangga dan barang berharga lainnya, sehingga dapat menggoda pencuri.

Sementara tirai terbuka sebagian memberikan privasi dan keamanan serta membiarkan cahaya interior keluar, memberikan ilusi bahwa ada seseorang di rumah.

 

  1. Meninggalkan rumah redup

Beberapa orang ingin membiarkan lampu redup menyala saat mereka pergi berlibur, untuk mencegah kemalingan.

Perdebatan berkecamuk tentang apakah lebih baik membiarkan lampu menyala atau mati, tetapi satu hal yang pasti, lampu redup di malam hari akan redup di siang hari dan pencuri pintar mana pun akan memperhatikannya

 

  1. Meninggalkan segala sesuatu di atas meja

 

Jika pencuri akan membobol jendela rumahmu, mungkin dia sudah memeriksanya terlebih dahulu untuk melihat apakah rumahmu sepadan dengan usahanya.

Meninggalkan barang berharga seperti kunci dan perhiasan di depan mata mungkin nyaman, tetapi juga mempermudah pencuri untuk menargetkan rumahmu sebagai tempat untuk menguras barang berharga.

Jangan hanya menyimpan barang berhargamu, simpanlah di suatu tempat yang sangat aman, misalkan brankas atau di tempat yang sangat tidak biasa.

Semakin lama pencuri menemukan barang-barang berhargamu, semakin besar kemungkinan dia akan menyerah dan pergi tanpa membawa barang berharga.

Pertimbangkan juga untuk meninggalkan barang umpan untuk menghindari perhatian pencuri. Jaga agar perhiasan palsu tetap terlihat di kamar tidur.

 

  1. Meletakkan motor di dekat pagar rumah atau luar rumah

Seorang maling tidak hanya mengincar isi dalam rumah, tetapi sesuatu yang berharga lainnya seperti motor yang diletakkan di teras rumah.

Saat motor ditinggalkan di teras rumah tanpa pengawasan dan pengamanan yang cukup, hal ini begitu mengundang maling motor untuk melancarkan aksinya.

Jika memungkinkan, masukkan motormu ke dalam rumah atau menjauh dari teras yang dekat dengan pagar rumah, agar maling motor sulit menjangkau.

Tambahkan pengamanan yang lebih, seperti menggembok motor atau memasang alarm dan alat keamanan lainnya.

 

  1. Tidak mengunci pintu rumah

Hal ini tentu sangat jelas membuat rumah bisa dimasuki oleh siapa saja, hingga maling sekalipun.

Tidak sedikit orang merasa malas untuk mengunci selurub rumah dan memilih hanya mengunci pagar rumah, ingat hal ini sangat berisiko, terlebih rumahmu memang telah diawasi oleh orang jahat.

 

  1. Lupa mengunci pintu garasi

Pastikan untuk mengunci setiap pintu garasi, termasuk yang mengarah ke halaman belakang, karena pencuri akan menggunakan titik masuk mana pun untuk mendapatkan akses.

 

  1. Mengaitkan kunci di samping pintu

Mengaitkan kunci yang sedekat itu dengan jendela adalah ide yang buruk, karena itu akan memberi maling akses untuk mudah mengambil kunci dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang berharga.

 

  1. Keamanan dan visibilitas rendah

Terlepas dari tingginya jumlah pembobolan di siang hari, banyak penjahat memilih visibilitas malam yang rendah.

Mereka juga bisa mencari rumah yang sulit dilihat dari jalan, jadi tidak ada yang menangkap mereka saat beraksi.

Keamanan minimal juga merupakan keuntungan bagi pencuri, dan mereka dapat memeriksa sensor keamanan, kamera, dan peralatan.

Mereka dapat pindah ke rumah yang tidak dilengkapi dengan pengaman canggih untuk mempercepat pekerjaan mereka.

e

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *